Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Dulu Diusir, Kini Sukses Mengislamkan Semua Keluarganya

Bambang S
Terakhir diupdate: 8 Februari 2024 00:32 12:32 am
Bambang S
Dipublikasikan 8 Februari 2024 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Diusir dari rumah. Begitulah yang kerap dialami para mualaf. Itu pula yang dialami Adi Purwanto. dia masuk Islam secara diam-diam, tanpa sepengetahuan orang tuanya. “Saya tidak memberi tahu karena takut, karena ini masalah ideologi,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya di SDI Lukman Al Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya akhir Januari lalu.

Pada akhirnya Adi memberi tahu juga orangtuanya. Ibunya menerima dengan baik. Giliran memberitahu ayahnya, dia murka. “Saya diusir pergi dari rumah,” kata Adi mengenang. Tak ingin bertengkar dengan ayahnya, Adi rela meninggalkan rumah. Di sisi lain dia sudah yakin dan merasa nyaman dengan Islam.

Sebelumnya, Adi menganut agama Katolik, mengikuti agama ayahnya. Demikian juga adik-adiknya. Dia anak sulung. Ibunya sendiri sebenanya Muslim, meski dibesarkan dalam keluarga yang menganut aliran kepercayaan. “Ibu saya Muslim, Cuma tidak paham dengan agamanya,” ujar Adi. Ayah dan ibunya menikah secara Islam. “Setelah menikah ayah kembali kepada agama lamanya,” Adi menambahkan. Lantas bagaimana nasib Adi setelah terusir dari rumah?

Baca juga: Juara Tinju Dunia Gervonta Davis Masuk Islam

Meski sejak lahir beragama Katolik, Adi baru aktif ke gereja setelah duduk di bangku SMP. “Diajak kakak sepupu saya,” ujarnya. Nama gerejanya unik, Gereja Santa Maria Tak Bercela, ada di daerah Ngagel Surabaya. “Setiap Ahad saya beribadah di gereja itu,” katanya. Meski begitu, anehnya dia tidak merasakan kenyamanan. “Di gereja hanya nyanyi-nyanyi saja,” katanya.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Apakah karena itu Adi kemudian meninggalkan agama Katolik? Lalu, bagaimana kisahnya dia menemukan dan memilih Islam sebagai keyakinan barunya? Bagaimana pula dia sukses mengislamkan adik-adiknya dan juga ayah yang dulu mengusirnya? “Ada strategi tertentu,” katanya.

Saat ayahnya meninggal, sempat ada drama dengan saudara ayahnya yang beragama Katolik. Mereka berebut cara pemakaman. Adi ingin memakamkan dengan cara Islam, sementara saudara ayahnya ngotot dengan cara Katolik. Sedihnya lagi, warga sekitar juga tak ada yang berani mensalati. “Karena sepengetahuan mereka ayah beragama Katolik, padahal sudah saya Islamkan,” jelas Adi yang kini mendapat Amanah sebagai kepala sekolah ini.

Nah, bagaimana akhirnya? Saksikan kisah selengkanya di sini

https://www.youtube.com/watch?v=7TQmH1IDeBM
Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineislamkisah mualafmasuk islammualaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Ajukan Syarat Gencatan Senjata dan Pembebasan Tawanan, Ini Isinya
Tulisan selanjutnya Perempuan Wanita Muslimah Palestina di Jalur Gaza Wanita Gaza Terpaksa Mencukur Rambut karena Tak Ada Air

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Jihad Santri di Era Modern
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?