Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Berinternet dengan Mata dan Kepala

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2010 14:26 2:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2010 14:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari itu adalah hari dimulainya Intifada I tahun 1997. Waktu menunjukkan pukul 9 malam. Yesser Abu Daqa dan sahabatnya mengendarai mobil mereka di kota Khan Younis, wilayah utara Jalur Gaza. Sebuah jeep Israel mengejar mereka, hingga mobil yang mereka tumpangi menabrak sebuah pohon.

Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Nasser. Sahabat Abu Daqa dalam keadaan cukup baik. Namun, para dokter tidak bisa merawat Abu Daqa karena luka-lukanya parah. Ia lantas dipindah ke sebuah rumah sakit di wilayah Israel. Di sana Abu Daqa dirawat selama 22 hari, dengan harapan bisa pulih seperti sediakala. Kemudian ia pun dipindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya. Namun, semua upaya penyembuhannya tidak membuahkan hasil. Ia lumpuh total, kecuali bagian leher hingga kepala.

Enambelas tahun sudah ia menjadi penyandang cacat, dengan hanya ditemani seorang keponakannya, Muhammad. Teman-teman sudah banyak yang meninggalkannya. Selama enam tahun, Muhammad membawa pamannya ke mana pun ia mau, dengan menggunakan sebuah kursi roda elektrik pemberian mendiang Presiden Palestina Yasser Arafat. Jika kursi roda itu rusak, maka sulit bagi Abu Daqa untuk pergi keluar rumah.

Satu hari, Abu Daqa melihat sebuah alat yang bisa dipakai untuk mengoperasikan komputer tanpa tangan, di rumah tetangganya.

Seorang kawan berkenan berikan alat itu untuknya. “Begini cara kerjanya, sebuah kamera dihubungkan dengan komputer. Kemudian, saya memberikan perintah ke komputer melalui kamera dengan menggerakkan mata dan kepala ke arah sebuah file atau apapun yang ingin dibuka atau digunakan. File itu akan merespon perintah kurang dari satu detik, hanya dengan satu gerakan kepala saja.”

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Abu Daqa, yang kini berusia 33 tahun, menyukai berita politik dan olahraga, baik lokal maupun internasional. Ia adalah seorang hafiz Al-Quran. Dia senang membantu tetangganya yang membutuhkan informasi, dan tidak sungkan menolong orang-orang yang membutuhkan bantuan seputar masalah komputer dan internet.

Ibu yang biasa membantunya, telah wafat hampir tujuh tahun silam. Sejak itu, keponakan perempuannya yang berusia 21 tahun, Tahani, membantunya memasak dan menemaninya bercengkrama di waktu senggang.

“Tidak ada yang bisa menghalangi apa yang ingin saya lakukan, karena kita hidup hanya sekali saja. Dan Palestina berhak mendapatkan lebih dari itu,” pungkasnya optimis. [di/plt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah: Israel Gatal Ingin Perang
Tulisan selanjutnya Caleg Muslim Inggris Siap Bertarung dalam Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?