Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Awalnya Sarah berfikir Berpuasa adalah Hal Gila…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2014 16:51 4:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2014 19:25
Bagikan
Bagikan

Sambungan dari tulisan PERTAMA

Tidak setiap orang yang beralih (pindah agama)  mendapatkan reaksi simpatik sebagaimana yang dialami Sarah. Keluarganya sangat mendukung keputusannya memeluk Islam.  Dia bahkan masih menjaga baik hubungan dengan teman-teman Kristiannya, dan orangtuanya mencoba menjaga hubungan keharmonisan dengannya.

Sekarang Sarah berumur 26 tahun dan bekerja sebagai pengajar di Bologna, Italia. Sarah juga mengelola Proyek Ramadhan antar-agama, sebuah blog yang dirancang sebagai tempat berkumpul bagi orang-orang dengan beragam latar belakang agama selama bulan Ramadhan untuk menceritakan tentang arti kepercayaan bagi mereka.

Tidak mengherankan, selama bulan Ramadhan, ketika kaum Muslim tidak makan dan minum selama siang hari, Sarah menghormatinya dengan memperhatikan aspek-aspek praktis keyakinannya, cara berpakaiannya, shalat wajib dan kedisiplinan dalam berpuasa.

“Ketika aku mengenakan hijab, aku merasa diingatkan tentang bagaimana aku ingin mempersembahkan diriku di dunia ini,” kenangnya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

“Ketika aku seorang Kristian, aku akan berdoa dengan spontan, tapi kadang hal seperti itu berarti bahwa kita berdoa hanya ketika mendapat musibah, tidak ketika dalam keadaan senang. Kewajiban shalat 5 waktu sehari berarti aku harus menghentikan aktivitasku saat itu juga, meskipun aku sedang diliputi amarah. Kita melaksanakannya dengan kegiatan fisik, kita tidak bisa melaksanakannya hanya dengan mengingatnya. Kita harus melaksanakannya secara fisik, rukuk dan sujud,” jelasnya.

Seperti halnya mengenakan hijab, awalnya Sarah berfikir bahwa berpuasa adalah hal gila.

Pertama kalinya ia berpuasa, dia hanya mencobanya, saat itu ia belum menjadi seorang Muslimah. Sarah hanya kaget karena tidak makan dan minum mempengaruhi mental dan spiritualitasnya.

“Ketika berpuasa, satu-satunya hal yang menghentikanmu untuk mengambil segelas air adalah keyakinanmu. Aku melewati tempat pizza dan tidak merasa tergoda lagi. Tapi jika kita menutupi diri kita, berarti kita tidak sedang menguji keyakinan kita,” jelasnya.

Sarah pernah mendapatkan sebuah komentar dari seorang pemeluk Katolik di salah satu lampiran blognya.

“Dia berkata jika aku melaksanakan ibadah shalat 5 waktu, dan intinya bahwa aku menghambat kegiatan sehari-hariku dan mengingatkan diriku bahwa Tuhan lebih penting dari diriku sendiri. Itu benar-benar mempengaruhinya,” ujar wanita Katolik itu.

Tidak semua orang suportif akan keterbukaan Sarah terhadap agama lain. Dia pernah melakukan percakapan secara bersamaan di Twitter yang menyimpulkan dua pendapat yang berlawanan. Seseorang berkata kepada Sarah bahwa ia akan masuk neraka karena ia seorang Muslimah, dan seorang Muslim berkata bahwa Sarah bukanlah seorang Muslimah yang lengkap karena ia bergaul dengan banyak orang dari berbagai agama.

Dia bahkan pernah mengalami komentar-komentar yang tidak mengenakan hati ketika berada di Inggris, tapi mereka yang mencela Sarah bukanlah para islamophobik.

Sarah merasakan banyak pengalaman di dunia maya. Dia sering mendengar orang yang tiba-tiba menyuruhnya “pulang ke rumah” dan menyebutnya sebagai seorang “teroris”.

Ia menyayangkan terhadap pemberitaan-pemberitaan negatif terhadap Islam di media dan orang-orang yang mengabaikan pesan-pesan kedamaian di dalam Al-Qur’an dan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenMuallafMuslimMuslimahteroristuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LDF FUAT Adakan Talk Show Beasiswa dan Prestasi
Tulisan selanjutnya Perbedaan Idul Adha dan Persatuan Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?