Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Syeikh Bakri Al-Tarabishi Berpulang

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Maret 2012 08:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di awal tahun 2012 ini, umat Islam kembali kehilangan salah satu ulama penghafal al-Qur`an. Beliau adalah Syeikh Bakri al-Tarabishi, salah satu hafidz dengan sanad terpendek di masa ini.

Syeikh Bakri al-Tarabishi dilahirkan di kota Damaskus, Suriah, pada tahun 1338 Hijriyah atau 1921 Masehi. Ayahnya adalah Syeikh Abdul Majid al-Tarabishi, salah seorang ulama fiqh terkemuka di Damaskus dengan mahzab Hanafi dan dipilih menjadi orang kepercayaan oleh Raja Faisal bin al-Husayn setelah kejatuhan Kekhalifahan Utsmani di Suriah pada 1918 M.

Syeikh Bakri mulai belajar al-Qur`an sejak kanak-kanak. Ia berhasil menghafalnya pada usia 12 tahun. Tiga tahun kemudian, tepatnya saat berusia 15 tahun, Syeikh Bakri muda berhasil menyempurnakan hafalannya dengan alunan bacaan yang baik dan tajwid yang benar.

Selain belajar dan menghafal al-Qur`an, Bakri remaja ikut berniaga bersama ayahandanya.

Ketika berusia 12 tahun, ayahnya membawa putranya itu kepada Syeikh Abdul Wahab Hafidz, atau yang dikenal juga sebagai Syeikh Abdul Wahab Dabs wa Zayt, untuk belajar al-Qur`an. Bakri muda kemudian juga menjadi murid dari Syeikh Izzuddin ‘Araqsusi.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Saat usianya menginjak 20 tahun, Bakri menghafal al-Qur`an dibawah pengawasan dan bimbingan Syeikh Abdul Qadir al-Sabbagh, yang memiliki jalur riwayat bacaan dari Syeikh Ahmad Hulwani yang lebih senior darinya. 

Pada tahun 1942, Syeikh Salim al-Hulwani memberikan ijazah kepada Bakri al-Tarabishi, untuk tujuh ragam bacaan al-Quran yang dikuasainya dari sanad Shatibi.

Tidak lama kemudian, Syeikh Salim al-Huwaini meninggal dunia. Syeikh Bakri al-Tarabishi adalah orang terakhir yang mendapatkan sertifikat bacaan al-Qur`an dari beliau.

Sepeninggal gurunya itu, Syeikh Bakri belajar 10 ragam bacan al-Qur’an dari Syeikh Muhammad Faiz al-Dayr ‘Atani, kawan sebaya Syeikh Salim al-Huwaini.

Dengan demikian Syeikh Bakri al-Tarabishi menjadi salah seorang penghafal al-Qur`an dengan sanad (jalur penyampaian riwayat) terpendek di dunia. Beliau hanya melewati 27 perantara bacaan dengan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihiwasallam. Orang terakhir yang juga memiliki jalur bacaan terpendek yang sama dengan Syeikh Bakri, telah lebih dulu wafat 30 tahun silam.

Syeikh Bakri tidak meninggalkan karya tulis apapun, namun ia mewariskan ilmu bacaan al-Qur`an kepada banyak muridnya, yang terus mengajarkan dan menyampaikan riwayat bacaan al-Qur`an yang indah kepada Muslim di seluruh penjuru dunia. Di antara para muridnya adalah Syeikh Muhammad Shaqrun di Uni Emirat Arab, Syeikh Husam Sabsabi di Kuwait, Syeikh Muhammad Burkab di Aljazair, Syeikh Umar Da’uq di Libanon, dan Syeikh Isam Abdul Mawla di Yordania. 

Syeikh Bakri dan murid-muridnya mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk menyebarkan al-Qur`an di manapun mereka berada. Syeikha Shaqrun mendirikan yayasan dan sekolah besar khusus mendidik para penghafal al-Qur`an di Dubai, di mana muridnya mendapatkan pengakuan berupa sertifikat jika berhasil menjadi hafidz. Syeikh Husam  menjadi salah satu staf di Kementerian Urusan Agama Kuwait, yang khusus mengurus pengajaran bacaan al-Qur`an. Syeikh Umar Da’uq terlibat dalam proyek yang sama di Libanon. Di Aljazair, Kuwait dan Uni Emirat Arab sertifikat hafidz bagi pengahafal al-Qur`an dianggap setara dengan ijazah sarjana lulusan universitas.

Di Dubai pada tanggal 23 Februari 2012, Syeikh Bakri al-Tarabishi bin Abdul Majid al-Tarabishi dipanggil ke rahmatullah. Innalillahi wa innailaihi raji’iun.Semoga Allah memberikan tempat yang terbaik bagi beliau di surga-Nya dan menggantinya dengan hufadz, para pewaris al-Qur’an yang mulia dalam jumlah yang lebih banyak lagi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:damaskusold migrateQuransuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Seorang Yahudi yang Mengislamkan Jutaan Orang
Tulisan selanjutnya Seberapa Kuat Al Ikhwan hingga Negara Teluk Cemas?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?