Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Diburu Mantan Syiah, Lalui Pengalaman Manis

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 1 November 2013 15:49 3:49 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 1 November 2013 15:49
Bagikan
Bedah buku Pizaro di Masjid Al-Fajr, Bandung
Bagikan

MERASA diteror tapi bersyukur. Itulah sikap Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi. Penulis buku “Zionis & Syiah Bersatu Hantam Islam” ini juga mendapat banyak sambutan positif atas aktifitas dakwahnya. Terutama oleh para mantan penganut kepercayaan sesat itu.

Di antaranya saat usai acara bedah buku yang berlangsung di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra Raya Buah Batu, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu, 14 September 2013.

Pizaro, panggilannya, pada acara itu “diserbu” 1 bis rombongan anggota Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) yang datang sebagai peserta bedah buku. Usai acara, seorang peserta memburunya hingga ke luar ruangan.

“Jadi selesai acara (seorang) mantan Syiah ikutin saya. Anak muda, semester satu kuliah sekarang. Dia pengen ngobrol ma saya. Cuma kan saya langsung dimasukkan ke dalam (ruang panitia). Tapi setelah itu, dia masih terus pengen ketemu saya. Akhirnya saya temui kan. Dia bilang dia mantan Syiah, ‘Saya udah dua tahun, ustadz, (di) Syiah. Saya masuk Syiah lagi SMA’,” tutur Pizaro saat berbagi cerita dengan Hidayatullah.com di Polonia, Jakarta Timur, Kamis, 24 Oktober lalu.

Dari anak muda yang disembunyikan identitasnya itu, Pizaro pun mendapat tambahan cerita tentang pergerakan Syiah. Kepadanya diceritakan, selama 6 bulan pertama mahasiswa itu tidak diajarkan yang aneh-aneh, termasuk materi-materi Syiah yang mendalam.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Baru setelah 6 bulan pertama, tutur Pizaro, pemuda itu dijelaskan sejarah para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, beserta “kejelekan-kejelekannya” di mata Syiah. Sampai ketika setelah satu tahun menjadi Syiah, dia ditawari nikah Mut’ah.

“Bayangkan, anak baru lulus SMA ini sudah ditawari nikah Mut’ah,” ketus Pizaro seraya menyebut Sekolah Cerdas Muthahhari -milik Ketua IJABI Jalaluddin Rahmat- di Bandung sebagai tempat anak muda itu diajarkan tentang Syiah.

“Bukan sekolah di sana, cuma pernah ngaji (Syiah),” imbuhnya.

Layaknya roda kehidupan, Pizaro juga mengalami pengalaman manis sebagai aktivis perlawanan terhadap Syiah. Terutama dengan hadirnya buku “Zionis & Syiah Bersatu Hantam Islam”. Ia mengaku, banyak orang yang tadinya terpengaruh ajaran Syiah, tutur dia, akhirnya “bertaubat” melalui perantara buku itu, juga dengan mengikuti acara bedah buku yang Pizaro gelar di berbagai tempat.*

 

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aktivis anti syiahIJABIPizarosyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cat Tembok pun Bersertifikat Halal
Tulisan selanjutnya Kades Suka Jaya Simeulue Timur ingin Tegakkan Syariah dengan Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?