Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Tarik Wisatawan Muslim, Rusia Luncurkan Program ‘Halal Friendly’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juni 2016 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juni 2016 11:18
Bagikan
Dua orang pelanggan di Bakhetle, supermarket halal pertama dari Kazan, di Staro-Tatarskaya Sloboda
Bagikan

Hidayatullah.com–Rusia berupaya menarik wisatawan dari negara-negara Islam. Untuk itu, Rusia mengembangkan dan meluncurkan program ‘Halal Friendly’, yang akan mengaplikasikan standar halal pada layanan industri perhotelan di Rusia.

Program ‘Halal Friendly’ dipresentasikan pada acara peresmian pembukaan kantor Wisata Nasional VisitRussia di Dubai pada akhir tahun lalu. Dengan dibukanya kantor tersebut, Rusia berencana menarik wisatawan muslim untuk datang mengunjungi Rusia. Berdasarkan program ini, Rusia berencana mengembangkan hubungannya dengan sejumlah negara-negara Islam dengan mengadaptasikan standar halal pada sejumlah hotel di Rusia.

Wisatawan Muslim

Adnan Hamdun adalah seorang warga Suriah yang beberapa tahun terakhir tinggal di Rusia. Ia menceritakan kesulitannya dalam menemukan toko yang menyediakan segala sesuatu yang berhubungan dengan Islam, seperti makanan halal atau buku-buku mengenai Islam. Ia pun secara teratur melakukan perjalanan ke negara-negara Arab untuk merasakan budaya Muslim sepenuhnya.

Namun begitu, Adnan mengatakan bahwa Rusia sebenarnya memiliki peluang yang bagus untuk menjadi populer di kalangan umat Islam di bidang pariwisata. Menurutnya, Rusia memiliki tradisi simbiosis antara budaya Timur dan Barat.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Seorang mahasiswa asal Aljazair Anis Bouzid setuju dengan Hamdun bahwa Rusia bisa menjadi tujuan wisata yang populer di kalangan wisatawan Arab. Ia menyebut dua kelemahan Rusia yang mengganggu kenyamanan berwisata di Rusia, yaitu kurangnya penunjuk jalan berbahasa Inggris dan sulitnya mencari makanan halal di restoran Rusia.

Pengawas program ‘Halal Friendly’ dari Rosturizm Irina Schegolkova mengatakanbahwa selama ini negara-negara Timur Tengah sering kali terabaikan, sekalipun wilayah tersebut memiliki potensi yang sangat tinggi.

“Kami mengharapkan peningkatan jumlah wisatawan dari negara-negara Islam sebesar 2 – 3 kali lipat. Peluncuran program ini tentu akan menarik wisatawan dari sejumlah besar negara di Timur Tengah. Jika sebelumnya sebagian besar orang asing yang datang ke Rusia dengan tujuan bisnis, kini kami berharap dapat menarik para wisatawan,” katanya.

“Kami ingin menunjukkan kepada mereka seperti apa musim dingin di Rusia, musim yang tidak terjadi di wilayah mereka,” ujarnya dikutip RBTH.

Setelah kemunculan kantor wisata Rusia di Dubai, pembukaan kantor serupa juga direncanakan di Kuwait, Arab Saudi, dan negara-negara Teluk lainnya. Kerja sama pun telah terjalin dengan beberapa operator udara, seperti Flydubai dan Fly Emirates. Rosturizm juga mengundang wartawan Arab untuk datang dan mengeksplorasi fitur-fitur yang dimiliki Rusia. Informasi perjalanan serta roadshow akan diberikan kepada operator tur. Hal ini diyakini akan membantu menginformasikan indahnya berekreasi ke Rusia.

 

Kota-kota utama yang siap menerima kedatangan wisatawan muslim di antaranya adalah, Moskow, Sankt Peterburg, Kazan, Sochi, dan kota-kota yang termasuk dalam Cincin Emas Rusia. Menurut Irina, kota-kota tersebut sudah memiliki standar infrastruktur serta hotel-hotel yang mampu menyediakan layanan yang memenuhi standar ‘Halal Friendly’. Namun begitu, Rusia berharap dapat memperluas wilayah layanan program ini.

“Kami berencana untuk membuat layanan khusus di hotel, merenovasi kamar tidur, dan kamar mandi di bawah standar tradisional yang dimiliki negara-negara Islam. Jika sebelumnya industri perhotelan di Rusia lebih difokuskan pada wisatawan asal Eropa dan Amerika, kini kami lebih memerhatikan wisatawan dari Asia,” kata Irina.

Makanan Selama Perjalanan

Menariknya, para pengembang program ‘Halal Friendly’ tak hanya ingin menawarkan wisatawan masakan halal yang cukup populer di wilayah Rusia yang padat penduduk Muslim, tetapi juga masakan tradisional Rusia. Wakil kepala Rosturizm Sergey Korneev yakin bahwa adaptasi makanan tersebut juga akan berhasil dijalankan.

Sebagai contoh, di Republik Tatarstan yang mayoritas populasinya menganut Islam, terdapat banyak contoh sukses simbiosis antara tradisi kuliner nasional dan Islam. Sultan Safin, salah satu pendiri jaringan makanan cepat saji halal ‘Tubetey’ mencatat bahwa tidak sulit untuk memuaskan selera umat Islam di bidang kuliner.

Kemampuan adaptasi dengan standar baru sebenarnya telah dikuasi oleh industri perhotelan Rusia, yaitu ketika Rusia meluncurkan layanan serupa untuk Tiongkok. Sebagai contoh, setiap kamar memiliki segala yang dibutuhkan untuk upacara minum teh tradisional.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalHalal FriendlyrusiaWisatawan Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumat Pertama Bulan Ramadhan di Masjidil Aqsha Dihadiri 100 Ribu Jamaah
Tulisan selanjutnya Inilah Rahasia Mengapa Nabi Merekomendasi Buah Kurma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?