Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Turki dan Tawakkal Menghadapi Covid-19

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 9 April 2020 19:25 7:25 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 April 2020 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | “Tidak ada mesjid yang akan ditutup di Turki dari ancaman virus corona. Penutupan mesjid lebih berbahaya dari virus Corona. Siapa saja yang meninggalkan mesjid hari ini, besok dia akan kehilangan iman karena Dajjal. Percaya kepada Allah, dan hanya Allah pemberi pertolongan.”

Begitulah bunyi pesan bertempelkan gambar presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, yang tersebar di Indonesia beberapa  hari terakhir. Saya dihubungi oleh kerabat dan keluarga, menanyakan kebenaran berita ini. Kesalahan mereka yang menyebarkan informasi ini, bukan hanya memberitakan kebohongan, tetapi juga menjerumuskan orang lain ke dalam bahaya.

Faktanya, sependek pengamatan saya, Turki terhitung amat sigap dan terukur dalam menangani wabah Covid-19 ini. Hanya sehari setelah pasien positif pertama diumumkan pada Rabu, 11 Maret, seluruh sekolah dan perguruan tinggi diliburkan selama tiga pekan. Sehari kemudian, fatwa ditiadakannya sholat berjamaah di masjid, tak terkecuali sholat Jum’at, dikeluarkan oleh Diyanet, otoritas keagamaan setempat.

Hampir genap sebulan berlalu, kebijakan pemerintah makin ketat. Kegiatan belajar di seluruh tingkat telah resmi dirubah menjadi jarak jauh. Sebagai respon, tiga operator seluler menggratiskan akses internet sekian giga per-bulannya. Hanya penduduk berusia antara 20 hingga 65 tahun yang boleh keluar rumah. Itupun diharuskan hanya untuk tujuan penting semisal belanja kebutuhan di swalayan, dan diwajibkan mengenakan masker. Masker dilarang diperjualbelikan, malahan dibagikan secara gratis. Melalui perusahaan pos negara, masyarakat yang mengajukan permohonan akan dikirimkan sepaket masker langsung ke alamat rumah.

Di samping itu, perjalanan antar kota besar dilarang kecuali dengan izin walikota. Seluruh penerbangan berhenti beroperasi. Dan masjid-masjid secara umum ditutup. Hanya saja adzan tetap diperdengarkan, dan tiap bakda isya, doa dan sholawat dilantunkan lewat pengeras suara. Tawakkal memanglah seharusnya dilakukan beriringan dengan usaha maksimal berdasarkan ilmu pengetahuan.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Fenomena ini berkesesuaian dengan prinsip Hifdzunnafs (Menjaga Kehidupan) dalam Maqashid Syariah. Yang oleh Imam Al-Syatibi ditempatkan pada prioritas kedua, persis setelah Hifdzuddin (Menjaga Agama). Dan begitulah perintah “Wa la tulqu bi aydikum ila at-tahlukah“(Jangan jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan), dan kaidah “Dar’ul mafasid muqaddam ‘ala jalbil masalih” (Menghindari kerusakan lebih diutamakan ketimbang memperoleh manfaat), secara proporsional dimaknai dan diaplikasikan.

Saat ini, bila melihat data yang dirilis oleh WHO, tak dapat dipungkiri Turki memang dimasukkan ke dalam daftar sepuluh besar negara yang terdampak virus covid-19. Hingga Selasa, 7 April, tercatat 34.109 orang dinyatakan positif dan 725 meninggal dunia. Ini dapat dimaklumi karena tes yang telah dilakukan amatlah masif. Berdasarkan data yang tiap malam dapat diikuti pembaharuannya melalui media sosial milik Menteri Kesehatan, Fahrettin Koca, tak kurang dari 222.868 tes telah dilakukan. Dalam tiga hari terakhir, tes yang dilakukan dalam sehari mencapai angka di atas 20.000. Karenanya, sejauh ini situasi dan kondisi di Turki nampak kondusif.

Meskipun pengawasan diperketat, sehingga jalan-jalan umum benar-benar nampak jauh lebih lengang dibanding biasanya, akses masyarakat terhadap pangan tidak terdampak secara signifikan. Mereka yang terdampak situasi dan tak lagi berpenghasilan, sedikit banyak terbantu oleh budaya masyarakat Turki sendiri yang gemar saling-menolong. Bila hal ini terus berlanjut, prediksi para pengamat bahwa wabah ini akan berakhir dalam tiga bulan, dapat benar-benar terwujud. Allahu A’lam.* Usamah Abdurrahman

 

*Ketua PPI Turki & Mahasiswa Master Filsafat Islam di Necmettin Erbakan Universitesi, Konya

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19PPI TurkitawakkalTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Kirim Bantuan APD ke IDI Serang
Tulisan selanjutnya Dokter Malaysia Ini Puji Akhlak Pasien Anggota Jamaah Tabligh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?