Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Shalat Jumat Borongan

Bambang S
Terakhir diupdate: 17 Juli 2013 13:54 1:54 pm
Bambang S
Dipublikasikan 17 Juli 2013 13:54
Bagikan
Sofyan bersama istri dan anaknya
Bagikan

KERIKIL-kerikil dalam perjalanan dakwah selalu ada. Demikian pula yang dialami Sofyan. Pada masa awal berdakwah di Ranupane, Lumajang, Jawa Timur, ia nyaris pulang kampung. “Saya tak tahan hawa dinginnya,” katanya.

Rapunane berada di lereng Gunung Semeru. Tepatnya bercokol di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan air laut. Tak heran bila udara terasa seperti menembus tulang. Bahkan, kata Ahmad Sofyan Hadi (34), nama lengkap Sofyan, pada Juli dan Agustus, suhu udara mencapai di bawah nol derajad.

Tak mudah mencapai Ranupane. Hanya ojek kendaraan umum yang tersedia. Itupan harus melalui hutan berkilo-kilo dengan kondisi jalan yang sempit dan rusak berat.

Sebelumnya Sofyan tinggal di Senduro, juga Lumajang, sekitar 30 kilometer di bawah Ranupane. Datang ke daerah yang indah alamnya itu, lima tahun lalu, Sofyan membawa sebongkah idealisme. Ia ingin mengembangkan benih Islam yang sudah ditanam di desa yang dulu hampir semua pendudukanya beragama Hindu itu.

Ketika ia datang, penduduk Ranupane sudah mayoritas Muslim. Cuma keadaannya memprihatinkan. “Ada masjid satu, namun keadaannya mati suri,” kata Sofyan.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Karena itu, langkah pertama yang dilakukan ayah satu anak itu adalah menghidupkan masjid. Azan shalat ia kumandangkan lagi, sehari lima kali. Ia juga menggelar shalat Jumat. “Sebelumnya tak ada,” ujar Sofyan.

Sungguh memprihatinkan saat pertama Sofyan mengadakan Shalat Jumat. Jamaahnya cuma satu. Itupun sales yang kebetulan lewat. Jadinya Sofyan borongan. “Saya azan, khatib sekaligus merangkap imam,” katanya.

Sofyan tetap sabar dan terus bergerak. Untuk lebih menghidupkan masjid, ia membuka  pengajian sore dan malam untuk anak-anak. Mulanya hanya beberapa anak, lalu terus bertambah. “Alhamdulillah, sekarang kalau masuk semua, ada 80 anak,” katanya.

Waktu terus berjalan. Benih Islam yang ditanam mulai menyembul. Artinya, kesadaran berislam masyarakat mulai tumbuh. Tiba-tiba saja Sofyan diminta menjadi guru agama di Taman Kanak Kanak (TK). Karena memang di antara guru yang ada tidak ada yang paham agama, Sofyan pun mengiyakan permintaan itu. “Saya satu-satunya guru TK laki-laki,” ujar Sofyan sambil tersenyum.

Ada kejadian yang menghentak hati. Suatu hari Sofyan menjumpai anak kecil tak sekolah. Sebagai guru, hatinya tersentuh. Ia datangi orangtua anak itu, lalu ia ajak masuk TK di mana ia mengajar. Tapi rupanya, niat baik tak selalu berbalas kebaikan pula. Beberapa hari kemudian ia didatangi seseorang.

“Jangan mengajak anak yang sudah sekolah,” kata Sofyan menirukan tamunya. Belakangan ia baru tahu, anak tadi sudah sekolah di TK Kristen, padahal orangtua anak itu Muslim. Dan ia juga baru tahu, tamunya itu menjadi salah satu pengelola TK Nasaro tadi.

Memang, di Ranupane juga berdiri TK Kristen. Itu agak aneh. Sebab, dari seluruh penduduk Ranupane yang berjumlah 500 KK, yang Kristen cuma 7 KK.

Agaknya, masyarakat Ranupane yang terbelakang menjadi incaran empuk Kristenisasi. Rata-rata tingkat pendidikan penduduknya hanya SD. Hanya beberapa gelintir lulusan sekolah menengah. Tentu tantangan dakwah Sofyan semakin berat.*

Rubrik ini atas kerjasama dengan Persaudaraan Dai Nusantara (Pos Dai). Dukung dakwah para dai nusantara melalui rekening donasi  Bank Syariah Mandiri  7333-0333-07 a/n:Pos Dai Hidayatullah, BNI, no rek: 0254-5369-72 a/n: Yayasan Dakwah Hidayatullah Pusat Jakarta, Bank Muamalat no rek: 0002-5176-07 a/n: Yayasan Dakwah Hidayatullah Pusat Jakarta.  Ikuti juga program dan kiprah dakwah dai lainnya serta laporan di portal www.posdai.com

 

 

 

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dai MudaHindukristenisasiPos DaiRanupane
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ruang Khusus Jamaah di Bandara Madinah Siap Menjelang Haji
Tulisan selanjutnya Berbekal Takut, Kita Didik Generasi Salimul Aqidah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?