Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Kata WHO Soal Wabah Virus Korona dari China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Januari 2020 08:10 8:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Januari 2020 08:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus bekerja dengan jaringan spesialis untuk menganalisis urutan genom Virus corona baru (2019-nCoV) yang telah tersedia.

Sampai saat ini WHO belum menerima bukti bahwa virus telah berubah. WHO menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah China.

WHO secara rutin melakukan kontak langsung dengan negara-negara dimana kasus terkait dilaporkan. Badan PBB ini juga menginformasikan kepada negara lain tentang situasi dan dukungan sesuai permintaan. Mengembangkan definisi kasus pengawasan dan formulir pelaporan untuk kasus yang terinfeksi dengan 2019- nCoV dan memperbaruinya saat informasi baru tersedia.

Dalam rilisnya, WHO juga memperkirakan masa inkubasi berkisar 2-10 hari, dan perkiraan ini akan disesuaikan dengan data yang ada. Memahami kapan pasien terinfeksi dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain sangat penting sebagai upaya pengendalian.

Disebutkan, dalam wabah virus korona lain sebelumnya, seperti Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV), beberapa individu tidak menunjukkan gejala dan menularkan ke orang lain.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Informasi epidemiologis terperinci diperlukan dari banyak orang yang terinfeksi untuk menentukan periode infeksi 2019-nCoV. Dalam praktiknya nanti setiap orang yang baru datang dari China akan diperiksa kesehatannya.

“Sebagaimana diketahui bahwa kita mempunyai thermal scanner yang itu kita gunakan secara penuh. Tapi sejalan dengan peningkatan eskalasi maka kami juga saat ini mulai meningkatkan kewaspadaan di awal,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/01/2020).

Mekanisme pemeriksaannya melalui thermal gun, jika ada terindikasi tidak sehat maka yang bersangkutan akan dibawa ke pos kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Namun, jika diindikasikan sehat maka akan diberi health alert card yang berlaku sampai 14 hari sejak kedatangannya di Indonesia. Jika dalam kurun waktu tersebut pemegang health alert card merasa gejala sakit, ia harus diperiksa lebih lanjut.

“Kemenkes, saat ini juga berkerja sama dengan Angkasa Pura, selain itu di pelabuhan juga mulai dilaksanakan pemeriksaan sejak kemarin oleh teman-teman Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) nanti kalau sudah clear baru kapalnya bisa berlabuh, sandar,” imbuh Anung.

WHO mengembangkan pedoman sementara untuk diagnosis laboratorium, manajemen klinis, pencegahan dan pengendalian infeksi di pelayanan kesehatan, perawatan untuk pasien dengan dugaan n-CoV, serta komunikasi risiko dan keterlibatan masyarakat.

Juga menyiapkan kit pengendalian penyakit sebagai persediaan yang diperlukan dalam identifikasi dan manajemen pasien yang dikonfirmasi. Memberikan rekomendasi untuk mengurangi risiko penularan dari hewan ke manusia.

WHO kemudian mengembangkan kursus online untuk memberikan pengenalan umum tentang virus-virus pernapasan yang ada, termasuk novel coronavirus, untuk memberi edukasi kepada masyakarat terkait virus yang mewabah dari China itu.

Sampai saat ini, WHO telah bekerja sama dengan jaringan peneliti dan pakar lainnya untuk mengkoordinasikan kinerja global tentang pengawasan, epidemiologi, pemodelan, diagnostik, perawatan dan perawatan klinis, dan cara-cara lain untuk mengidentifikasi, mengelola penyakit, dan membatasi penularan selanjutnya.

WHO telah mengeluarkan pedoman sementara untuk negara-negara, dan akan diperbaharui mengikuti perkembangan terbaru.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anung SugihantonochinaKemkesKesehatanvirus coronavirus koronaWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prof Din pada Konferensi di Mesir: Agama dan Negara Saling Memerlukan
Tulisan selanjutnya DPR Minta Pemerintah Tinjau Kemungkinan Larang Warga China Masuk RI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?