Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Peneliti Unair: Senyawa Serai Bermanfaat Bagi Obat Anti-Rhinitis Alergi

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Maret 2023 21:13 9:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Maret 2023 21:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Serai atau sereh adalah tanaman yang banyak kita temukan di Indonesia. Tahukan Anda, tanaman ini memiliki banyak khasiat kesehatan.

Penilitian terbaru Kampus Universitas Airlanga (Unair) tanaman serai atau sereh berpotensi untuk obat anti-rhinitis alergi. Rhinitis alergi adalah suatu penyakit atopik yang memberikan gejala berupa bersin-bersin, hidung tersumbat, rhinorrhea, serta pruritus nasal.

Sebuah riset yang dilakukan Prof apt Junaidi Khotib SSi MKes PhD beserta tim yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder serai berpotensi sebagai bahan baku obat anti-rhinitis alergi.

Ketua inventor, Prof Junaidi, menjelaskan tahapan penelitian dimulai dengan pemilihan dan preparasi ligan yang berasal dari metabolit tanaman serai menggunakan database KNAPSACK Family. Dari proses tersebut, diperoleh sebanyak tujuh metabolit sekunder serai yaitu citronellal, citral, lonicerin, (Z)-citral, (E)-citral, swertiajaponin, dan orientin.

Ketujuh metabolit sekunder serai itu menunjukkan profil toksisitas yang baik setelah diuji menggunakan pkCSM online tool. Menurut Junaidi, seluruh proses dilakukan dengan metode in silico seperti penentuan protein target hingga penambatan molekul.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

“Metode in silico adalah simulasi pada komputer jadi ada struktur reseptor dan struktur antigen, dia berikatan menimbulkan alergi. Kalau berbagai senyawa yang kita eksplorasi kita gunakan untuk ngeblok bisa, maka tidak alergi dan sebaliknya,” terang Prof Junaidi, dikutip laman resmi Unair, Senin (20/3/2023).

Hasil riset menemukan ada dua dari tujuh metabolit sekunder serai yakni swertiajaponin dan orientin berpotensi untuk obat anti rhinitis alergi. Kedua metabolit sekunder itu menghasilkan interaksi yang baik dengan protein JAK1, tetapi tidak pada protein JAK2, JAK3, dan TYK2.

“Kita ingin mengembangkan apakah dari tanaman itu bisa kita kembangkan untuk alergi. Kita lakukan identifikasi pada senyawa serai, kemudian kita lakukan elusidasi struktur yaitu bagaimana titik tangkap reseptor untuk alergi dalam tubuh kita,” kata pakar bidang farmakologi molekuler tersebut.

Selama proses penelitian berlangsung, ia pun mengungkap tidak mengalami hambatan. Keberhasilan riset ini didukung kelengkapan fasilitas milik fakultas dengan adanya teaching industry yang terintegrasi di bawah koordinasi Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inkubasi (LPBI) UNAIR.

Riset yang diketuai oleh Prof Junaidi ini menghasilkan temuan serai sebagai bahan baku potensial untuk obat rhinitis alergi. Rhinitis alergi merupakan reaksi alergi yang ditandai dengan gejala bersin, hidung tersumbat, dan mata gatal.

Dirinya berharap inovasi ini dapat menjadi rujukan bahwa tanaman serai tidak hanya bermanfaat sebagai aromatik, namun juga bisa mengatasi penyakit rhinitis alergi. Sehingga inovasi tersebut membawa angin segar dalam pengembangan obat medis.

“Tentu kita harapkan ini bisa sebagai upaya untuk melindungi keilmuan terkait dengan penggunaan serai untuk anti alergi. Selain serai sudah memberikan manfaat yang banyak untuk aromatik dan anti nyamuk, tentu ini akan memberikan kebaikan kepada masyarakat,” tutup dekan FF Unair itu.

Temuan tim peneliti Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga (UNAIR) itu terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak paten pada Agustus 2022.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti Rhinitis AlergiHeadlineUNAIRuniversitas airlangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Sejarah Indonesia Usulkan Ismail Banda jadi Pahlawan Nasional
Tulisan selanjutnya Sambut Ramadhan, Supermarket Inggris Ini Sediakan Lorong Khusus Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?