Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi: Generasi Milenial dan  Gen X lebih Muda Terkena 17 Jenis Kanker

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2024 13:42 1:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Agustus 2024 13:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Penelitian menemukan bahwa Gen X dan milenial lebih mungkin didiagnosis menderita 17 jenis kanker, termasuk sembilan jenis kanker yang telah menurun pada orang dewasa yang lebih tua, demikian temuan studi terbaru di jurnal Lancet Public Health.

Peneliti dari American Cancer Society (ACS) dan University of Calgary di Kanada menganalisis data insidensi untuk 34 jenis kanker di antara hampir 24 juta orang, dan data kematian untuk 25 jenis kanker untuk lebih dari 7 juta orang, yang lahir

Mereka menemukan bahwa kelompok kelahiran tahun 1990 memiliki tingkat kanker yang jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya, mulai dari insidensi kanker ovarium 12 persen lebih tinggi hingga insidensi kanker endometrium 169 persen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok dengan tingkat terendah.

Kelompok tahun 1990 juga melihat tingkat insidensi yang dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada kelompok tahun 1955 untuk kanker usus halus, tiroid, ginjal dan pelvis renalis, serta pankreas.

Para peneliti tidak yakin mengapa hal ini terjadi, namun mereka mengatakan bahwa obesitas kemungkinan merupakan penyebab utamanya.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

“Apa yang terjadi pada generasi ini dapat dianggap sebagai penentu tren kanker di masa depan,” ujar Hyuna Sung, ahli epidemiologi kanker di American Cancer Society, yang memimpin penelitian tersebut, seperti dilaporkan NBC News, Sabtu (3/8/24).

Sementara tingkat kematian menurun atau stabil untuk sebagian besar jenis kanker di kalangan generasi muda, orang yang lebih muda lebih mungkin meninggal karena kanker endometrium, kanker hati dan saluran empedu intrahepatik pada wanita, serta kanker kandung empedu dan kanker empedu, testis, dan kolorektal lainnya dibandingkan dengan generasi baby boomer.

Peningkatan angka di kalangan Generasi Milenial dan Generasi X menunjukkan bahwa beban kanker AS akan terus bertambah, “menghentikan atau membalikkan kemajuan puluhan tahun dalam melawan penyakit ini,” kata Ahmedin Jemal, penulis senior studi dan wakil presiden senior tim sains pengawasan dan ekuitas kesehatan ACS, dalam sebuah pernyataan dikutip euronews.com.

Sekitar 20 juta orang didiagnosis menderita kanker pada tahun 2022, dan 9,7 juta orang meninggal, menurut perkiraan global dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bentuk yang paling umum penyakit yang mereka derita adalah kanker paru-paru, kanker payudara di kalangan wanita, kanker kolorektal, kanker prostat, dan kanker perut.

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa generasi muda berisiko lebih tinggi terkena beberapa jenis kanker, tetapi studi baru ini menambahkan delapan jenis kanker baru ke dalam daftar tersebut: jenis kanker perut yang disebut kanker lambung kardia, kanker usus halus, kanker payudara reseptor estrogen positif, kanker ovarium, kanker hati pada wanita, kanker mulut dan faring yang tidak terkait HPV pada wanita, kanker anus pada pria, dan kanker sarkoma Kaposi pada pria.

Meskipun tidak sepenuhnya jelas mengapa tingkat kanker lebih tinggi di kalangan generasi muda, kemungkinan besar hal itu sebagian disebabkan oleh risiko selama masa kanak-kanak atau saat dewasa muda, kata penulis studi.

Kemungkinan penyebabnya termasuk paparan polutan dan racun lingkungan lainnya, obesitas, gaya hidup yang tidak banyak bergerak (kebanyak rebahan, red), pola makan tidak sehat yang tinggi lemak jenuh dan makanan olahan, serta kebiasaan tidur yang buruk.

Orang yang lahir pada generasi yang sama “berbagi lingkungan sosial, ekonomi, politik, dan iklim yang unik, yang memengaruhi paparan mereka terhadap faktor risiko kanker selama tahun-tahun perkembangan penting mereka,” kata Hyuna Sung, dalam sebuah pernyataan.

Analisis tersebut melibatkan orang-orang di AS, sehingga hasilnya mungkin tidak berlaku langsung di tempat lain.

Namun, mengingat negara-negara lain juga sedang bergulat dengan perubahan tren lingkungan dan gaya hidup dari generasi ke generasi, temuan ini dapat memberikan petunjuk ketika para peneliti mencoba mengidentifikasi penyebab utama penyakit ini.

“Data ini menyoroti kebutuhan penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor risiko yang mendasari populasi Gen X dan Milenial untuk menginformasikan strategi pencegahan,” kata Jemal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gen XGenerasi MilenialHeadlinekankerpenelitianPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LKMI Dukung MUI Keluarkan Kreteria Produk Terafiliasi ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pesan Terakhir Ismail Haniyah: Jika Ada Pemimpin Pergi, akan Datang Pemimpin Lainnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat

Berita
14 September 2026 21:39
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Terbaru

  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?