Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Menyumbat Darah Pil Kontrasepsi Mematikan

Dija
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2011 14:05 2:05 pm
Dija
Dipublikasikan 27 Oktober 2011 14:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pil kontrasepsi generasi ketiga dan keempat yang dikonsumsi para wanita dua kali lebih tinggi meningkatkan resiko penyumbatan darah dibanding pil generasi kedua. Demikian hasil penelitian terbaru di Denmark menyebutkan.

“Kami menemukan bahwa pil kontrasepsi pada umumnya lebih berbahaya daripada yang diyakini orang selama ini. Dan bahwa perbedaan antara pil generasi kedua dengan generasi ketiga dan keempat, lebih besar dari yang kami kira,” kata profesor Oejvind Lidegaard dari Rumah Sakit Universitas Kopenhagen, sebagaimana dilansir Xinhua (26/10/2011) dari koran setempat.

Sekitar 370.000 perempuan Denmark sekarang ini mengkonsumsi pil kontrasepsi. Di antara mereka, 84 persen minum pil generasi ketiga dan keempat. Sementara yang mengkonsumsi pil generasi kedua hanya 16 persen.

Secara rata-rata, lima orang perempuan Denmark berusia antara 15 dan 49 tahun meninggal karena penyumbatan darah setiap tahunnya, di mana 3 hingga 4 kasus kematian itu terkait dengan pil kontrasepsi. Pembekuan darah kebanyakan terjadi di kaki dan paru-paru.

Hasil studi Lidegaards, yang mengamati pengguna pil di kalangan wanita usia 15 hingga 49 tahun, menunjukkan bahwa 1 dari 1.000 pengguna pil kontrasepsi generasi kedua mengalami penyumbatan darah. Sementara di kalangan peminum pil generasi ketiga dan keempat kasus itu terjadi pada sekitar 1 dari setiap 500 wanita.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dengan kata lain menurut Lidegaards, pil kontrasepsi generasi terakhir yang sekarang banyak beredar itu, selain harganya dua kali lebih mahal, resikonya pun dua kali lebih berbahaya.

Hasil penelitian tim Lidegaards dipublikasikan dalam British Medical Journal yang terbit hari Rabu (26/10/2011).

Penelitian lain sebelumnya juga menunjukkan bahwa pil generasi terbaru tidak lebih aman dibanding pil generasi kedua pendahulunya.

Namun, menurut koran yang mengutip hasil penelitian Lidegaards, hasil penelitan terbaru ini memberikan bukti yang lebih nyata.

Pil kontrasepsi generasi ketiga dan keempat yang banyak beredar di Denmark, dijual dengan merek antara lain Yasmin, Yaz dan Yasminelle.

Pil kontrasepsi terbaru itu dipasarkan secara agresif oleh pabrik farmasi yang membuatnya dan dilindungi oleh hak paten. Harganya lebih mahal dibanding pil kontrasepsi yang patennya telah habis dan biasanya diproduksi dalam jumlah yang banyak.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sopir Pribadi: Qadhafi Bos yang Baik
Tulisan selanjutnya Awas, 50 Persen Obat Palsu Diperdagangkan Secara Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?