Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kebutuhan Tidur Manusia Tergantung Gen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2011 07:55 7:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2011 07:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ilmuwan menemukan bahwa sebagian orang memerlukan waktu tidur lebih lama dibandingkan lainnya karena mereka mempunyai gen berbeda.

Orang dengan gen yang dikenal sebagai ABCC9, misalnya, memerlukan waktu 30 menit lebih lama untuk tidur setiap malam dibandingkan dengan yang lain.

Hasil penelitian itu diungkapkan oleh para ilmuwan dari Universitas Edinburgh, Inggris, dan Universitas Ludwig Maximilians di Munchen, Jerman.

Temuan mereka didasarkan pada penelitian pola tidur manusia dan gen lalat.

Menurut mereka, waktu tidur lalat tanpa gen ABCC9 tiga jam lebih sedikit dibandingkan lalat tanpa gen ABCC9.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Para ilmuwan mengatakan keberadaan gen tersebut pada manusia menjelaskan mengapa sebagian orang tidur lebih dari delapan jam, yang dijadikan patokan rata-rata jam tidur normal dalam penelitian.

“Kecenderungan tidur lebih pendek atau lebih lama seringkali terjadi pada keluarga meskipun kenyataannya jumlah jam tidur seseorang juga dapat dipengaruhi faktor usia, garis lintang, musim, dan ritme tubuh,” kata Dr Jim Wilson dari Universitas Edinburgh seperti dikutip BBC.

Rata-rata satu dari lima orang Eropa mempunyai gen ABCC9.

Lebih dari 10.000 orang di sejumlah negara Eropa terlibat dalam penelitian dan memberikan informasi seputar berapa lama mereka tidur setiap malam dan juga memberikan sampel darah untuk keperluan analisa DNA.

Mereka juga menemukan bahwa perubahan jumlah jam siang karena perubahan musim pada lokasi yang terletak pada garis lintang berbeda-beda tampaknya juga mempengaruhi jumlah kebutuhan tidur seseorang.

Bagaimanapun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh musim dan letak geografi yang sebenarnya.

Tim ilmuwan dari Jerman dan Inggris juga mengatakan hasil penelitian mereka penting karena kurang tidur biasanya terkait dengan banyak masalah kesehatan, termasuk obesitas dan penyakit jantung.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ADB: Orang Miskin Indonesia Mungkin Bertambah
Tulisan selanjutnya Awas, 22 Merek Kopi Tercemar Zat Kimia Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?