Hidayatullah.com–Naiknya kasus Covid-19 akhir-akhir ini membuat Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman meminta pemerintah pusat melakukan perubahan strategi, untuk melakukan menekan angka positif Covid-19. Terutama dengan adanya Covid varian baru.
Dicky mengungkapkan, saat ini Indonesia mulai memasuki puncak gelombang Covid-19 pertama. Selain akumulasi dari setahun pandemi Covid-19, juga keberadaan varian-varian baru seperti varian Alpha dan varian Delta.
Menurut Dicky Jakarta sebagai episentrum telah mengalami lonjakan, apa lagi di daerah lain. Untuk itu, ia mendorong pemerintah melakukan perubahan strategi penanganan Covid-19. Jika dibiarkan akan mengalami ledakan dahsyat terlebih daerah lainnya.
“Pemerintah pusat betul-betul harus merubah strategi, karena apa yang terjadi di Jakarta representasi dari daerah lain. Bahkan ada yang lebih buruk potensinya karena Jakarta bisa memiliki data lebih baik dibandingkan dengan provinsi lain,” kata Dicky seperti melansir situs MNC, Rabu (16/06/2021).
Dicky menyebut, langkah awal yang paling ampuh untuk mengendalikan angka tersebut adalah testing-tracing-isolate. Hal itu dapat dilakukan sebagai upaya langkah awal menelan kasus Covid-19.
Menurut Dicky jika langkah tersebut dilewati dan langsung dirawat di rumah sakit, akan terjadi kepanikan karena fasilitas kesehatan yang tak memadai. “Pendekatannya tak boleh lagi masing-masing dan datanya tidak berbasis sains,” tegasnya.*