Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Minuman Bersoda dengan Pemanis Buatan Bisa Meracuni Tubuh

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Februari 2022 13:44 1:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Februari 2022 14:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Semakin banyak minuman bersoda atau berkarbonasi rasa buatan yang dibuang ke pasaran datang melalui berbagai merek, warna, dan kemasan yang menarik. Apalagi beriklan dengan menggunakan selebriti untuk mempromosikan minuman tersebut memang merupakan strategi yang efektif untuk menarik pembeli.

Ditambah lagi, beberapa minumannya juga dinyatakan tidak mengandung kalori sehingga membuat konsumen percaya bahwa itu adalah minuman yang menyehatkan. Di antara mereka yang tidak suka minum air putih, minuman berkarbonasi menjadi pilihan untuk menghilangkan dahaga.

Wakil presiden Asosiasi Toksikologi Malaysia Assoc Prof Dr Razinah Sharif menjawab pertanyaan apakah minuman berkarbonasi manis buatan itu sehat dan aman bahkan tanpa kalori. Orang Malaysia cenderung menggunakannya sebagai alternatif karena ingin menjaga gula di dalam tubuh, kata Dr Razinah, seperti dikutip dari Harian Metro.

Minum Sesekali

“Tidak ada salahnya meminum minuman ini sesekali dan menghindari meminumnya setiap hari,” katanya. “Beberapa pasien yang saya temui mengaku mengonsumsi minuman pemanis buatan ini setiap hari karena tidak bisa atau tidak suka minum air putih,” tambahnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dr Razinah mengatakan, banyak yang belum mengetahui kandungan sebenarnya dalam minuman bersoda atau berkarbonasi dengan pemanis buatan ini. “Biasanya, minuman berkarbonasi ini tidak menggunakan pemanis stevia, tetapi menggunakan lebih banyak pemanis daripada ‘aspartame’ atau ‘acesulfame K’ (Ace-K).

“Selain itu, minuman ini juga biasanya mengandung asam (malic/citrus/phosphoric acid) yang berhubungan dengan kerusakan gigi, air berkarbonasi, pewarna dan perasa yang diizinkan serta kafein,” katanya.

Kelebihan menjadi racun

Tentunya minuman ini menjadi tidak aman jika diminum secara rutin. Menurut konsep toksikologi, konsumsi minuman ini dalam dosis berlebihan akan bersifat racun.

“Meskipun acesulfame K yang biasa digunakan sebagai pemanis buatan diformulasikan aman berdasarkan tinjauan literatur, ada penelitian yang mengaitkan efek konsumsi minuman berkarbonasi dengan pemanis acesulfame K dengan kesehatan,” ujarnya. “Dalam penelitian yang menggunakan model hewan dan sel, acesulfame K sebenarnya telah menunjukkan peningkatan risiko kanker serta efek genotoksisitas.”

“Tetapi penelitian seperti itu kurang dilakukan pada manusia, mungkin karena dosis ‘ace-K’ yang digunakan pada hewan dan sel tinggi,” tambahnya.

Penyakit jantung

Dr Razinah mengatakan ada berbagai penelitian terbaru tentang konsumsi minuman berkarbonasi dengan pemanis buatan yang mengaitkannya dengan peningkatan risiko penyakit jantung. “Bahkan tanpa kalori, asupan minuman ini terlihat mampu mengubah sistem metabolisme tubuh dengan cara lain tanpa melibatkan induksi gula.”

“Selain itu, ada juga penelitian yang melihat konsumsi minuman berkarbonasi dengan pemanis buatan ini dengan masalah kepikunan dan stroke,” ujarnya. “Para peneliti telah menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kedua faktor tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, di antara penelitian yang dilakukan tentang konsumsi minuman berkarbonasi dengan pemanis buatan dan peningkatan risiko penyakit adalah kerusakan gigi, kanker, penyakit jantung, kematian, diabetes, perubahan mikrobiota usus, penambahan berat badan dan osteoporosis (tulang).

“Mungkin jika sesekali ingin menjadikan minuman ini sebagai alternatif,” ujarnya.“Tetapi jika Anda mencari alternatif minuman yang lebih sehat, minumlah air putih biasa, atau air lemon atau jus buah (peras sendiri) untuk memastikan hidrasi dan kesehatan tubuh.”

Nah, pikirkan dulu sebelum membeli minuman ini dan jangan jadikan itu sebagai praktik hidrasi. “Bahan-bahan dari sumber non-alami ini bisa berdampak jangka panjang bagi kesehatan,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:minuman bersoda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sertifikat Halal Vaksin Merah Putih Segera Diterbitkan BPJPH
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Hidayatullah PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Pendiri Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?