Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

“Electronic Jihad” Ancaman Serius Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2012 23:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam sepuluh tahun belakangan internet berkembang menjadi “sarang jihadis”, demikian tercantum dalam laporan Dinas Intelijen dan Keamanan Belanda AIVD, seperti dikutip RNW, Rabu (16/02/2012). Menurut AIVD, di seluruh dunia sekitar 25 ribu jihadis aktif di forum-forum Islam, yang sulit sekali ditemukan di internet.

AIVD memperingatkan, lewat internet, semakin banyak orang di semakin banyak negara berhubungan dengan jihadis dari misalnya Afghanistan dan Yaman. Mereka menjadi ancaman nyata bagi Barat.

Menurutnya, forum-forum yang disebutnya radikal tidak bisa dilacak mesin pencari seperti Google. Hanya 0,2 persen “kelihatan” di internet. Situs web jihadis sulit sekali ditemukan.

Nama Palsu Situs

Sementara itu,  pakar terorisme Glenn Schoen mengatakan, situs-situs jihad sangat sulit dilacak dan hanya bisa diakses dengan kode-kode tertentu.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

“Anda harus membuka alamat http tertentu, chatroom tertentu, dengan nama palsu tertentu atau pada waktu tertentu. Banyak sekali dipakai kode yang dirancang teroris di luar negeri. Jadi Anda belum pernah bertemu orang-orang tersebut.”

Kassim Mohammed, laki-laki Kenya yang pakar jaringan teror Afrika mengatakan, Al-Shabaab salah satu organisasi Muslim yang melalui internet berusaha merekrut orang, terutama pemuda Amerika dan Inggris, kata. Juga hubungan antara al-Shabaab dan al-Qaida berlangsung lewat internet.

Al-Shabaab tampaknya belum begitu populer di Belanda. Menurut Kassim Mohammed, hingga sekarang belum ada orang Somalia yang “mendaftarkan diri” untuk ikut perang suci.

Jumlah warga Muslim Belanda yang aktif di forum-forum radikal sangat terbatas, kata AIVD. Hanya segelintir orang saja yang mewujudkan apa yang dikatakan.

“Jika melihat berapa orang di Belanda yang berdiskusi atau bertukar informasi di forum, dan setelah itu benar-benar turun ke lapangan untuk bergabung dengan radikal di Somalia atau Afghanistan, maka jumlah mereka hanya sedikit saja,” kata Edwin Bakker.

Bakker memperkirakan dinas intel akan berinvestasi lebih banyak sehingga bisa menyusup masuk seluk beluk internet. “Itu akan bisa mempersulit kegiatan teroris. Saya bisa membayangkan, jika Anda bertukar informasi dengan orang-orang yang tidak dikenal, maka Anda pasti ragu karena ada kemungkinan orang tersebut adalah orang AIVD.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamjihadMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panja RUU Pangan Terima Masukan Para Pakar
Tulisan selanjutnya Syiah: Hadits Tentang Tahrif Al-Qur`an adalah Palsu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?