Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Singapura Tolak Situs Kencan dan Perselingkuhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2013 07:47 7:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2013 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rencana ekspansi sebuah perusahaan jasa kencan internasional di Singapura menuai kecaman karena dituduh mengkampanyekan perselingkuhan dan memicu protes di jejaring sosial.

Media Singapura pekan ini mengumumkan bahwa Ashley Madison, yang menawarkan pelayanan kencan rahasia bagi mereka yang ingin selingkuh, berencana akan meluncurkan jasa pelayanan itu mulai tahun depan di negara kota tersebut. Tapi berita itu kemudian memicu munculnya petisi di Facebook yang menentang kehadiran perusahaan tersebut.

Situs yang berbasis di Kanada, yang memiliki lebih dari 20 juta pengguna di lebih dari 15 negara dunia, terkenal dengan slogan mereka “Hidup itu singkat. Selingkuhlah”, beberapa tahun terakhir melakukan ekspansi yang cukup agresif di Asia, dengan meluncurkan situs itu di Jepang, India dan Hongkong.

“Saya tidak menyambut baik situs semacam itu masuk ke Singapura. Saya menentang semua perusahaan atau website yang bisa merusak pernikahan,” kata Chan Chun Sing, Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga Singapura, melalui akun Fecebooknya dikutip DW.DE.

“Mempromosikan perselingkuhan merusak kepercayaan dan komitmen antara suami dan istri, yang merupakan inti pernikahan,” kata dia dalam sebuah pesan di jejaring sosial sebagai respon atas laporan media massa setempat mengenai rencana peluncuran website tersebut di Singapura.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

”Janji pernikahan itu jelas, bahwa perkawinan adalah sebuah komitmen seumur hidup antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan. Termasuk tetap setia satu sama lain.”

Ancam pernikahan

Sementara itu, di jejaring sosial, lebih dari 11.000 orang membubuhkan tanda ‘suka’ pada sebuah laman Facebook “Block Ashley Madison – Singapore” sejak diluncurkan pada hari Rabu yang lalu.

Keterangan pada laman Facebook mengatakan bahwa itu adalah sebuah “petisi yang bertujuan untuk mengumpulkan pikiran dan suara orang-orang yang mengekspresikan keberatan mereka atas pendirian perusahaan yang memalukan — Ashley Madison, yang akan tumbuh subur di atas pernikahan yang hancur di Singapura.

“Kami perlu mengirimkan sebuah pesan kepada komunitas bisnis internasional bahwa kami senang jika ada investor asing yang membangun bisnis di sini, tapi perusahaan-perusahaan yang mempromosikan nilai-nilai yang anti keluarga tidak diterima di sini,” kata seorang pengguna Facebook bernama Joelle Kong.

Survei menunjukkan, Singapura dikenal sebagai negara dengan penduduk yang paling kurang aktif secara seksual di seluruh dunia. Demikian hasil penelitian reguler mengenai frekuensi seksual masyarakat dunia yang dilakukan perusahaan kondom asal Inggris Durex.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookperselingkuhansekssingapurasitus kencan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Roket Israel Ditembakkan ke Gaza
Tulisan selanjutnya Menag: Hukum Islam Mampu Diterapkan di Segala Zaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?