Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Nasihat Orang Terkaya China Kepada Putranya Tentang Pendidikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Mei 2015 07:19 7:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Mei 2015 07:19
Bagikan
Pendiri Alibaba Jack Ma, bukanlah orang terpintar di sekolah. Tapi kini menjadi orang terkaya di China
Bagikan

Hidayatullah.com — Tidak keliru kiranya Jack Ma didapuk sebagai pengusaha paling ngetop di daratan China (Tiongkok) saat ini. Tahun lalu dia dinyatakan sebagai orang terkaya di negara Republik Rakyat China.

Kesuksesan pendiri sekaligus CEO Alibaba ini bahkan disejajarkan dengan sejumlah tokoh pengusaha teknologi dunia seperti mendiang Steve Jobs yang berhasil membangkitkan Apple dari jurang kebangkrutan.

Akhir bulan lalu, Red Flag Publishing merilis buku berjudul Jack Ma’s Internal Speeches: Trust in Tomorrow. Ada banyak hal yang dapat dipetik dalam buku itu dari pidato miliarder China ini yang tidak tersorot media sebelumnya.

Dikutip Hidayatullah.com dari laman Tech In Asia, Sabtu (16/05/2015), ada kutipan pesan Jack Ma untuk putranya dalam buku tersebut terkait edukasi dan hal yang menarik diperhatikan untuk menjadi pengusaha sukses.

“Saya pernah berpesan kepada putra saya: kamu tidak harus berada di peringkat tiga besar di kelas, menjadi siswa berkemampuan menengah tidak masalah, selama nilai-nilaimu tidak terlalu buruk. Hanya orang-orang di kategori ini [di peringkat menengah] yang memiliki waktu untuk mempelajari bakat lainnya. Saya pikir jika ekonomi di China ingin berkembang, perlu banyak UKM dan wiraswasta, serta membutuhkan banyak entrepreneur dengan kemampuan mumpuni dan motivasi”.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Meskipun nasihat Jack Ma untuk putranya di atas tidak memiliki fokus yang jelas, pendapatnya tentang sistem pendidikan di China sangat menarik karena bertentangan dengan prinsip konvensional di negara tersebut: bahwa setiap siswa di China harus menjadi yang terbaik dan menyingkirkan semua yang dapat menyebabkan kegagalan di kelas.

Sikap seperti itu terbentuk karena sistem pendidikan di China yang dipertahankan sekeras itu. Siapapun yang ingin mengenyam pendidikan di kampus ternama harus belajar keras dan mendapat nilai tinggi pada ujian nasional (gaokao) di China.

Bakat apapun yang mungkin dikembangkan di luar sekolah tidak bisa dijadikan acuan untuk bisa diterima di universitas. Anggapan seperti itu membuat siswa berpikir bahwa kegiatan di luar sekolah hanya membuang waktu jika tujuan yang ingin dicapai adalah masuk kuliah ternama seperti Universitas Tsinghua.

Namun Jack Ma berpendapat bahwa jika ekonomi di China bertumbuh, yang menjadi kunci utama adalah kemampuan perorangan dan semangat wirausaha.

Seperti yang telah ia kemukakan, Alibaba berhasil menjadi salah satu perusahaan tersukses di dunia meskipun ia bukan menjadi salah satu murid terpandai di kelas – faktanya ia gagal memasuki universitas hingga tiga kali. Dan dengan pengecualian petinggi Baidu Robin Li, banyak pengusaha internet terkemuka mencapai sukses meski tidak menjadi siswa terpandai di kelas.

Pesan Jack Ma adalah: ikuti jadwal sekolah dengan baik namun jangan sampai hal ini merenggut seluruh waktu Anda. Asah kemampuan lainnya dan ikuti passion Anda di waktu luang.

Hal ini mungkin sangat jelas bagi beberapa orang, namun bagi kebanyakan murid di China, pesan ini merupakan gebrakan terhadap sistem yang selama ini ada.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinainternetkayakekayaanonline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Prostitusi, Mensos: Mestinya Belajar Dari Keberhasilan Swedia
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Indonesia di Madinah Diingatkan Menjaga Niat Kuliah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?