Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Polusi Bensin Berkaitan dengan Risiko Leukemia pada Anak

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2015 16:46 4:46 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Oktober 2015 16:46
Bagikan
Bagikan

POLUSI yang diakibatkan oleh lalu lintas di dekat rumah –dan secara khusus, polusi bensin di udara– meningkatkan risiko salah satu jenis leukemia pada anak-anak, menurut studi nasional di Prancis.

Leukemia atau kanker sel darah, adalah kanker paling umum pada anak-anak muda di bawah usia usia 15, menurut US National Cancer Institute.

Leukemia adalah penyakit sangat langka, sehingga sangat sulit untuk mendapatkan satu kasus yang memadai guna studi untuk menentukan faktor yang berperan dalam menimbulkan penyakit tersebut. Tetapi menurut survei besar ini serta lainnya, bukti tampaknya terkait antara emisi lalu lintas dan leukimia, kata salah satu peneliti, Denis Hemon, dari Institute Nasional de la Santé et de la Recherche Medical (INSERM) yang berbasis di Paris.

“Secara keseluruhan saya dapat mengatakan terdapat hubungan antara dua hal tersebut,” kata Hemon Reuters Health melalui telepon.

Para peneliti menggunakan studi nasional atas 2760 kasus leukemia pada anak-anak di Prancis dibandingkan dengan 30.000 anak-anak yang tidak memiliki leukemia antara 2002 dan 2007.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Mereka menggunakan alamat tempat tinggal untuk memperkirakan kedekatan dengan lalu lintas, termasuk jarak ke terdekat jalan utama dan total panjang jalan di dekat rumah, serta perkiraan konsentrasi bensin di sekitar metro Paris.

Anak-anak yang tinggal lebih jauh dari 500 meter dari jalan terdekat digunakan sebagai referensi untuk eksposur lalu lintas terendah, dan mereka yang tinggal 150 meter atau kurang dari jalan utama untuk eksposur polusi tertinggi.

Lebih dari 2.000 kasus leukemia berupa limfoblastik leukemia akut (ALL), sementara hanya 418 yang menderita myeloblastic leukemia akut (AML).

Kenaikan 300 meter panjang jalan utama dari rumah yang berjarak 150 meter dari jalan, meningkatkan risiko AML sebesar 20 persen, namun tidak mempengaruhi risiko ALL.

Ada hasil yang sama di wilayah metro Paris ketika tingkat bensin dimasukkan dalam analisis, seperti dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology.

Konsentrasi bensin di wilayah Paris berkisar 0,3-8,5 mikrogram per meter kubik.

Menurut Laporan Badan Lingkungan Eropa pada 2014 untuk kualitas udara, batasan bensin harus 5 mikrogram per meter kubik, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia belum menetapkan pedoman kualitas udara untuk bensin.

Paparan bensin jangka pendek dapat menyebabkan kantuk, pusing, sakit kepala, sakit mata, kulit, dan iritasi saluran pernafasan. Sedangkan paparan pernafasan jangka panjang dapat menyebabkan berbagai gangguan di dalam darah, termasuk berkurangnya sejumlah sel darah merah dan anemia aplastik, menurut US Environmental Protection Agency.

Meskipun bensin merupakan karsinogenik untuk orang dewasa, tidak jelas bagaimana paparan bensin akan menyebabkan AML pada anak-anak, kata Hemon.

Paparan radiasi tinggi dapat menyebabkan leukemia, termasuk juga risiko genetik semacam down syndrome, serta faktor risiko lain yang belum diketahui, katanya, seperti dilansir Reuters dan Free Malaysia Today, Rabu (7/10/2015).*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakleukemiapolusi bensin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 Seruan Rabithah Ulama Muslimin terkait Serangan Rusia di Suriah [2]
Tulisan selanjutnya Kertas Bungkus Dipermasalahkan Imam Ahmad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?