Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun Ini Sri Lanka Sudah Menyita Tiga Ton Lebih Narkoba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2025 17:09 5:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2025 17:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hingga pertengahan tahun 2025 ini saja, aparat Sri Lanka sudah menyita lebih dari tiga ton narkoba dengan nilai jual di pasaran sekitar $76 juta.

Menteri Keamanan Publik Ananda Wijepala, hari Senin (23/6/2025), mengatakan bahwa sebagian besar narkoba tersebut berasal dari Afghanistan dan Pakistan, dan diselundupkan ke Sri Lanka melalui jalur laut.

Diperkirakan terdapat 400.000 pecandu narkoba di negara berpenduduk 22 juta jiwa itu.

“Kita perlu mengurangi permintaan sambil terus melakukan razia,” kata Wijepala kepada awak media di Kolombo seperti dilansir AFP.

Kepala Kepolisian Priyantha Weerasooriya mengatakan nilai jual narkoba yang berhasil disita mencapai 23 miliar rupee ($76 juta. Angka itu mendekati $28 miliar rupee nilai narkoba sitaan sepanjang tahun 2024.

Baca Juga

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Sejauh ini sudah lebih dari 1.000 orang ditangkap karena memperdagangkan dan menyelundupkan narkoba, imbuhnya. Di antara mereka terdapat seorang wanita Thailand berusia 38 tahun yang ditangkap di Bandara Kolombo pada 30 Mei setelah ketahuan membawa hampir 10 kilogram kokain, penyitaan terbesar yang pernah terjadi di titik masuk negara Asia Selatan itu.

Juga pada bulan lalu, tiga orang – asal Inggris, India dan Thailand – ditangkap karena berusaha menyelundupkan hampir 60 kilogram kanabis sintetis.

Keempat orang itu terancam hukuman seumur hidup.

Pada bulan Oktober, pengadilan di Sri Lanka menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup atas 10 pria Iran yang mengaku bersalah dalam dakwaan penyelundupan heroin.

Penangkapan narkoba tunggal terbesar di Sri Lanka terjadi pada Desember 2016, ketika petugas Pabean menemukan 800 kilogram kokain di dalam peti kemas transit berisi kayu gelondongan yang akan dikirim ke India.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:narkobaSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya G7 dan Warisan Kelam Kolonialisme di Negeri-Negeri Muslim
Tulisan selanjutnya Nonton Konser 145 Orang di Prancis Jadi Korban Penusukan Jarum Suntik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pria Iraq ditangkap usai mendoakan kehancuran Israel dan kemenangan Palestina di Kabah saat umrah
Berita

Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara

Berita
21 September 2026 20:11
Hujan Deras Merendam Bangkok
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’

Terbaru

  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok

Mungkin Anda Juga Suka

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

26 September 2026 17:18
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?