Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Lima Cara Melatih Keimanan Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2024 13:52 1:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2024 13:50
Bagikan
Bagikan

Rasulullah ﷺ mencontohkan berbagai cara melatih keimanan, baik dengan cara doa dan dzikir, memberikan nasihat atau aktivitas ibadah

Hidayatullah.com | BANYAK umat Islam yang masih latah (terhadap embel-embel maju) dan belum bisa membedakan manakah ilmu pengetahuan dan teknologi yang boleh diambil darimanapun bahkan datang dari luar Islam sekalipun.

Dan manakah sekumpulan pemahaman tentang kehidupan baik itu hubungannya dengan Allah, alam dan sesama baik dibidang ekonomi, politik dan pendidikan. Rasulullah ﷺ bersabda tentang pendidikan sebagai berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: “إِنَّمَا بُعِثْتُ مُعَلِّمًا”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Sesungguhnya aku diutus sebagai seorang pengajar.‘” (HR. Ibn Majah)

Baca Juga

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan

Umat Islam yang membaca dan memahami hadits ini maka akan faham bahwa dalam seluk-beluk pendidikan Rasulullah adalah seorang guru yang telah mencontohkan tujuan menuntut ilmu, hukumnya, kurikulum, metode mengajar dll.

Nah, untuk melatih keimanan anak, kami tuliskan beberapa langkah praktis dapat diambil, dan Rasulullah ﷺ telah memberikan contoh melalui berbagai tindakan dan nasihat beliau.

Berikut adalah penjelasan masing-masing poin beserta dalilnya:

  1. Memaknai Setiap Kejadian dan Dihubungkan dengan Iman

Rasulullah ﷺ sering kali mengaitkan kejadian sehari-hari dengan pelajaran iman. Salah satu contoh adalah ketika beliau melihat matahari atau bulan gerhana.

Beliau mengajarkan bahwa hal tersebut adalah tanda-tanda kekuasaan Allah.

“إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَصَلُّوا”

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Gerhana tidak terjadi karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya (gerhana), maka shalatlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Mengajari Anak-anak Doa-doa Perlindungan, Dzikir Pagi dan Petang Beserta Artinya agar Keimanan Anak Bertambah

Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan untuk membaca dzikir dan doa-doa perlindungan, terutama dzikir pagi dan petang, sebagai bentuk penjagaan diri dan peningkatan keimanan.

“مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ”

“Barangsiapa yang mengucapkan di waktu pagi dan petang: ‘Dengan nama Allah yang dengan namanya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,’ tiga kali, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakannya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

  1. Nasehat Iman di Meja Makan

Rasulullah ﷺ sering memberikan nasihat tentang keimanan di berbagai kesempatan, termasuk saat makan. Beliau mengajarkan adab makan yang dihubungkan dengan keimanan dan rasa syukur kepada Allah. Seperti dua hadits di bawah ini.

“يَا غُلَامُ، سَمِّ اللَّهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ”

“Wahai anak muda, sebutlah nama Allah (sebelum makan), makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari apa yang ada di dekatmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ، فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا، أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ، فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا”

“Sesungguhnya Allah ridha kepada seorang hamba yang memuji-Nya ketika dia makan sesuatu dan memuji-Nya ketika dia minum sesuatu.” (HR. Muslim)

  1. Memaknai Aktivitas Harian dengan Keimanan

Rasulullah ﷺ selalu mengaitkan aktivitas sehari-hari dengan ibadah dan keimanan. Beliau mengajarkan bahwa setiap tindakan seorang Muslim dapat menjadi ibadah jika diniatkan dengan benar.

“إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى”

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ: “بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا” وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ: “الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ”

Dari Hudzaifah berkata: “Nabi ﷺ apabila hendak tidur, beliau membaca: ‘Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup,’ dan ketika beliau bangun, beliau membaca: ‘Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nyalah kebangkitan.'” (HR. Bukhari)

  1. Berkisah

Rasulullah ﷺ sering menggunakan kisah-kisah sebagai metode pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan. Beliau menceritakan kisah-kisah para nabi dan umat terdahulu sebagai pelajaran iman.

عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: “إِنَّ رَجُلًا فِي مَن كَانَ قَبْلَكُمْ خَرَجَ فِي حُلَّةٍ لَهُ يَخْتَالُ فِيهَا فَأَمَرَ اللَّهُ الْأَرْضَ فَأَخَذَتْهُ فَهُوَ يَتَجَلْجَلُ فِيهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ”.

Dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian, yang keluar dengan mengenakan pakaian kebesarannya dengan rasa sombong, lalu Allah memerintahkan bumi untuk menelannya, maka dia terus terbenam di dalamnya hingga hari kiamat.” (HR. Bukhari)

Kesimpulan

Rasulullah ﷺ telah mencontohkan berbagai cara untuk menggemburkan keimanan, baik dengan memaknai kejadian sehari-hari, mengajarkan doa dan dzikir, memberikan nasihat di waktu-waktu tertentu, memaknai aktivitas dengan niat ibadah, serta melalui berkisah.

Setiap tindakan ini berakar pada Sunnah dan merupakan metode yang efektif untuk menanamkan dan menguatkan iman dan amal shaleh pada anak-anak./Herman Anas, M.Pd, penulis buku “Metode Tadribat: Seri Percakapan Imani dan Sehari-hari

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakdoadzikirHeadlineibadahkeimananPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa, Buruh Hingga Akademisi Turun Jalan Desak DPR Taati Putusan MK
Tulisan selanjutnya Pengurus PBNU Temui Jokowi, Optimis Mengelola Tambang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Hikmah

Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba

5 Mei 2026 11:04
Jendela Keluarga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?

26 April 2026 14:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?