Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Jadilah Generasi Millenials yang Bijaksana dan Gemar Beramal

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Juni 2016 13:56 1:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Juni 2016 13:56
Bagikan
anak dan gadget
Bagikan

GENERASI yang lahir mulai dari tahun 1980 sampai tahun 2000 dikategorikan sebagai generasi Y atau generasi millenials. Ciri-ciri dari generasi ini di antaranya adalah gemar sekali menatap gadget alias melek digital. Hari-harinya didominasi dengan bermain media sosial.

Tak ayal jika generasi millenials ini setiap ada kesempatan luang tidak dimanfaatkan kecuali asyik menatap gadget. Kondisi itu dipicu oleh rasa tidak mau ketinggalan dengan momen-momen menarik yang terjadi di sekitarnya, sehingga tidak ada media komunikasi yang paling mereka gemari, selain dari pada smartphone-nya sendiri.

Hal itu mungkin wajar, mengingat setiap terjadi loncatan teknologi, juga terjadi lompatan perilaku, dimana komunikasi digital adalah hal yang tidak dialami oleh generasi sebelumnya. Tetapi, sebagai generasi Muslim yang cerdas, ada istilah millenials atau Generasi Y, tidak sepatutnya kualitas iman dan kualitas diri jadi ikut-ikutan mereka yang hidupnya seperti tersihir gadget.

Karena penamaan generasi millenials lebih karena adanya loncatan teknologi, jika ke depan teknologi terus berkembang, mungkin ada istilah baru lagi. Tetapi, dalam konteks jati diri sebagai Muslim, jelas tidak boleh berubah, mau seperti apapun teknologi berkembang.

Jika demikian, apa yang sepatutnya menjadi prioritas untuk diperhatikan oleh setiap generasi Muslim di era millenials yang serba digital ini?

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Setidaknya ada dua hal. Pertama adalah perkara di dunia nyata, yang setiap kita tidak boleh tidak sholat, tidak boleh tidak membaca Al-Qur’an, dan tidak boleh menjadi generasi yang asosial alias tidak mau bergaul, sebab dalam Islam ada perintah silaturrahim.

Tetap mencintai majelis ilmu di masjid, sekolah, dan di manapun ada taman surga digelar. Hormat kepada orang tua, guru dan berpakaian secara syar’i. Menghargai waktu dan gemar membantu pekerjaan orang tua di rumah.

Kedua, di dunia digital. Di era dimana generasi millenials interaksinya di dunia TGIF alias Twitter, Google, Instagram dan Facebook, hendaknya berselancar di dalamnya secara proporsional.

Dalam konteks twitter follow saja akun yang memang bisa membuat kamu kian dekat sama Islam. Sekarang sudah mulai banyak artis yang hidup mengikuti sunnah, termasuk yang berhijab secara syar’i. Jauhi akun-akun yang membuat kamu terpedaya, mulai dari cara berpaikaian, kegemaran dan pola pikir.

Lebih keren lagi kalau kamu mau searching dan follow akun-akun ustadz, tokoh-tokoh Muslim yang jelas keberpihakannya terhadap umat Islam. Ini penting, sebab kamu generasi Muslim yang ayah dan ibu kamu pasti mendambakan kamu menjadi generasi yang bermanfaat. Hal yang sama mesti kamu lakukan dalam berinteraksi via Facebook, instagram dan Google+.

Jangan lupa cari informasi kajian penting dan kamu butuhkan seputar Islam di dunia maya, lumayan bisa nambah ilmu, kawan, wawasan dan pengalaman. Apalagi di bulan Ramadhan, sajian keilmuan dan ke-Islam-an sungguh luar biasa banyaknya, tinggal kamu saja yang perlu kuatkan kemauan dan komitmen mengisi Ramadhan dengan beragam kajian ilmu. Masak iya, jalan-jalan bisa, datangi pengajian gak kuasa. Kongkow di café seneng, masa untuk kebaikan hidup dunia-akhiratmu sendiri gak demen.

Dua langkah di atas, jika kamu terapkan dengan baik, sifat kebijaksanaan akan hadir dan memancar dalam kepribadian kamu.

Buya Hamka dalam bukunya Pribadi Hebat menulis; “Timbulnya kebijaksanaan adalah karena ilmu, ketetapan hati, dan karena meletakkan sesuatu pada tempatnya, serta menilik sesuatu berdasarkan nilainya.”

Dengan demikian, diri kita akan selamat dari wawasan yang sempit, jiwa yang kerdil, dan senang dalam keterpedayaan. Tetapi sebaliknya, akan tepat pendapatnya, jauh pandangannya, dan baik tafsirnya. Masih menurut Hamka, akan menjadikan diri kita mudah membedakan mana benar dan mana salah, tahu mana yang patut dikerjakan dan mana yang patut ditinggalkan. Serta tahu menempatkan waktu dan tempat secara benar.

Apabila kebijaksanaan ini hadir dalam jiwa kita, maka tidak ada yang lebih kita gemari selain daripada beramal sholeh. Kala di dunia nyata, lisan terjaga, persuadaraan dijalin dan perilaku pun mulia.

Kala di dunia maya, postingan statusnya bijaksana, ada makna dan bukan sekedar memenuhi timeline (TL) dengan keluhan demi keluhan. Andai ini bisa jadi komitmen hidup kamu, insya Allah, perjalanan waktu akan semakin membuatmu berkibar dalam kebaikan demi kebaikan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gadgetmedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Klaten Buka Pesona Cinta Ramadhan
Tulisan selanjutnya Agar Tak Melewatkan Keuntungan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?