SUATU saat Imam As Syafi’i mengunjungi gurunya Imam Malik di Madinah. Di depan rumah Imam Malik, Imam As Syafi’i menyaksikan beberapa kuda Persia dan Bighal Mesir.
Ketika Imam As Syafi’i duduk di hadapan Imam Malik, Imam As Syafi’i berkata memuji kuda dan baghal, ”Betapa bagusnya”.
“Itu semua aku hibahkan kepadamu”, jawab Imam Malik.
“Biarlah hewan-hewan itu untuk Anda tunggangi”, kata Imam As Syafi’i.
“Akau melau kepada Allah jika harus menginjak tanah Nabi Allah Shallallahu ALaihi Wasallam dengan hewan”. (Tartib Al Madarik, 1/93).*