Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

12 Kerugian Orang Muslim yang Tinggalkan Shalat Malam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 November 2016 17:27 5:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2016 17:27
Bagikan
Bagikan

Sesungguhnya shalat malam (qiyamul lail) termasuk sunnah dianjurkan. Allah bahkan menyebut sebagai ciri-ciri orang-orang yang bertaqwa.  Hanya saja, tidak semua orang mampu melakukannya karena hal ini merupakan amalan yang berat. Kerugian apa saja yang akan didapatkan seorang Muslim jika dia menginggalkan Shalat malam?

الْخَسَارَةُ الْأُوْلَى:

يَفْقِدُ لَقَبَ عِبَادِ الرَّحْمَنِ :

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْناً …..وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا

Pertama: Dia tidak mendapatkan gelar ‘Ibaadur-Rahmaan (hamba Yang Maha Penyayang) dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati… (QS: Al Furqaan: 63) dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka (QS: Al Furqaan:64)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

اَلْخَسَارَةُ الثَّانِيَةُ:

يَفْقِدُ لَقَبَ الْمُتَّقِيْنَ :

إِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُوْنٍ… كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ * وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Kedua: Tidak mendapatkan gelar al-Muttaqiin (Orang-orang yang bertakwa).

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, (QS: Adz Dzariyaat: 15) di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. (QS: Adz Dzariyaat: 17-18)

اَلْخَسَارَةُ الثَّالِثَةُ:

يَخْسَرُ لَقَبَ الْقَانِتَ وَأُوْلِي الْأَلْبَابِ :

أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ. يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

Ketiga:  Tidak mendapatkan gelar Qanit (ahli ibadah) dan Ulul Albaab (orang yang berakal),  (apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS: Az Zumar: 9)

اَلْخَسَارَةُ الرَّابِعَةُ:

يَخْسَرُ الْمَقَامَ الْمُمَيَّزَ لِلْقَائِمِيْنَ :

لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ

Keempat: Kehilangan tempat istimewa yang disediakan untuk orang-orang yang bangun malam. Mereka itu tidak sama; di antara ahli kitab itu ada golongan yang Berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat). (QS: Ali ‘Imran: 113)

اَلْخَسَارَةُ الْخَامِسَةُ:

يَخْسَرُ فُرْصَتَهُ فِي اِجَابَةِ الدُّعَاءِ  كَمَا مَنَحَهَا رَبُّنَا لِزَكَرِيَّا :

فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ

Kelima: Kehilangan kesempatan untuk terkabulnya doa sebagaimana yang telah Allah anugerahkan kepada Nabi Zakariyya. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya).

فَنَادَتۡهُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةُ وَهُوَ قَآٮِٕمٌ۬ يُصَلِّى فِى ٱلۡمِحۡرَابِ أَنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحۡيَىٰ مُصَدِّقَۢا بِكَلِمَةٍ۬ مِّنَ ٱللَّهِ وَسَيِّدً۬ا وَحَصُورً۬ا وَنَبِيًّ۬ا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ (٣٩)

 “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat[193] (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi Termasuk keturunan orang-orang sholeh.” (QS: Ali ‘Imran: 39)

اَلْخَسَارَةُ السَّابِعَةُ:

يَخْسَرُ أَنْ لَا تُذْهِبَ حَسَنَاتُهُ سَيِّئَاتِهِ فَمِنْ أَحَدِ شُرُوْطِهَا أَنْ أُقِيْمَ الصَّلَاةُ زُلْفاً مِنَ اللَّيْلِ:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Ketujuh:  Merugi karena kebaikan-kebaikannya tidak menghapus dosa-dosa. Karena diantara syaratnya adalah mendirikan Shalat malam dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (QS: Hud: 114)

اَلْخَسَارَةُ الثَّامِنَةُ:

يَخْسَرُ أَنْ لاَ يَبْعَثَهُ رَبِّيْ مَقَاماً مَحْمُوْداً :

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Kedelapan: Allah tidak mengangkatnya ke tempat yang terpuji dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji. (QS: Al Isra’: 79)

اَلْخَسَارَةُ التَّاسِعَةُ:

يَخْسَرُ الرِّضَى الَّذِيْ وَعَدَ بِهِ رَبِّيْ عَزَّوَجَلَّ :

وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Kesembilan: Tidak mendapatkan ridho yang dijanjikan oleh Allah ‘azza wa jalla. Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang, (QS: Thaahaa: 130)

اَلْخَسَارَةُ الْعَاشِرَةُ:

يَخْسَرُ عِنَايَةَ اللهِ الَّتِيْ يُوَلِّيْهَا لِمَنْ يَرَاهُ قَائِماً بِالتَّوَكُّلِ عَلَيْهِ:

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ * وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

Kesepuluh: Tidak mendapatkan perhatian Allah, yang Allah berikan kepada siapa saja yang Allah melihatnya bangun malam dengan bertawakkal kepada-Nya.  yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud. (QS: Asy Syu’araa’: 218-219)

اَلْخَسَارَةُ الْحَادِيَةُ عَشَرَ:

يَخْسَرُ الصَّبْرَلِحُكْمِ اللهِ وَلاَ يَكُوْنُ مِمَّنْ يُقَالُ لَهُمْ  فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ * وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

Kesebelas: Tidak mendapatkan kesabaran terhadap ketetapan Allah, dan tidak termasuk orang yang disebutkan oleh Allah “Sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan kami dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, Maka Sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri (QS: Ath Thuur: 48)

اَلْخَسَارَةُ الثَّانِيَةُ عَشَرَ:

يَخْسَرُ مَا أَخْفَى اللهُ  لِلْقَائِمِيْنَ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Duabelas: Tidak mendapatkan apa saja yang indah dipandang yang Allah simpan untuk orang-orang yang mendirikan Shalat malam. Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai Balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan. (QS: As Sajdah: 17)

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ ۚ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ ۚ

“Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang.” (QS: Al-Muzzammil: 20)

فَهَلْ يَاتُرَى بَعْدَ كُلِّ هَذِهِ الْخَسَائِرِ الْفَادِحَةِ  سَنُضَيِّعُ قِيَامَ اللَّيْلِ؟

قُمِ اللَّيْلَ وَلَوْ بِرَكْعَتَيْنِ

Setelah berbagai kerugian besar ini lantas apa pendapatmu, apakah kita akan menyia-nyiakan Shalat malam? Dirikanlah shalat malam meskipun hanya 2 rakaat!

اَللَّهُمَّ اَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ يَاحَيُّ يَا قَيُّوْمُ

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ مُقِيْمِيْ صَلَاةِ اللَّيْلِ يَارَبِّ يَامُجِيْبُ

Ya Allah! Bantulah kamu untuk berdzikir, bersyukur, dan beribadah yang baik untuk-Mu. Wahai Yang Maha Hidup, Yang Maha berdiri sendiri

Ya Allah jadikan kami termasuk orang-orang yang mendirikan Shalat malam ya Rabb Wahai Yang mengabul doa.*/Fahmi Salim,  diterjemahkan dari beberapa sumber

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Qiyamul Lailshalat malamshalat tahajudtahajud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Tulisan selanjutnya PBB Didesak Segera Berikan Perlindungan dan Bantuan untuk Masyarakat Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?