Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Al Wala’, Salah Satu Kunci Kejayaan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Januari 2017 16:07 4:07 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Januari 2017 16:07
Bagikan
Mahmoud Abbas bersalaman dengan PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan

Oleh: Abdullah al-Mustofa

 

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُونَ

Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi waly-nya, maka sesungguhnya golongan (yang condong kepada) Allah itulah yang pasti menang. (QS. Al-Maaidah [5]: 56)

 

Di dalam ayat yang mulia tersebut di atas terdapat busyro atau bisyaroh (kabar gembira) luar biasa bagi orang-orang beriman. Kabar gembiranya adalah bahwa Allah Ta’ala akan memberikan kejayaan kepada orang-orang beriman.

Selain terdapat terdapat kabar gembira, dalam ayat itu juga terdapat informasi kunci untuk meraihnya. Apa kuncinya? Kuncinya adalah masuk ke dalam hizbullah, yakni golongan yang condong kepada Allah.

Setia dan Berlepas Diri

Hal ini senada dengan ayat berikut ini:

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

أُولَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Mereka itulah golongan (yang condong kepada) Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan (yang condong kepada) Allah itu adalah golongan yang beruntung.” (QS. Al-Mujaadilah [58]: 22)

AL-QURAN mengutip dua istilah Hizbullah (حزب الله) atau Hizbusy-syaithan (حزب الشيطان). Dalam Al-Qomus Al-Muhith Al-Hizbu secara bahasa adalah kelompok atau kumpulan manusia.

Hizbullah (bukan nama milisi Syiah di Lebanon yang dikenal ditetapkan sebagai teroris oleh Liga Arab).

Menurut ayat ke 56 dari Surat Al-Maaidah mereka yang tergolong sebagai hizbullah adalah mereka yang memberikan wala’ (loyalitas, setia, kecintaan) kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman. Dengan kata lain menjadikan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman sebagai waly (penguasa, penolong. pelindung, dan yang disetiai).Hal ini semakna dengan apa yang disebut di dalam ayat ke 22 dari Surah Al-Mujaadilah bahwa mereka yang tergolong sebagai hizbullah adalah mereka yang tidak berkasihsayang dengan orang-orang kafir yang menentang Allah dan Rasul-Nya (lihat QS. 58: 22).

Dalam ayat ayat ke 55 dari Surah Al-Maaidah Allah Ta’ala menegaskan bahwa waly bagi orang-orang beriman hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman yang mendirikan shalat, membayar zakat dan tunduk kepada Allah.

إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ

“Sesungguhnya waly kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk.” (QS. Al-Maaidah [5]: 55)

Dengan hanya ber-wala’ kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman mengandung pengertian bahwa orang-orang beriman wajib ber-baro’ (berlepas diri) dari orang-orang kafir, atau dengan kata lain wajib tidak ber-wala’ kepada mereka. Hal ini karena menjadikan mereka sebagai waly merupakan larangan bagi orang-orang beriman (lihat QS. 5: 51).

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik?

Hanya kaum munafiqlah yang ber-wala’ kepada mereka (lihat 4: 138-139, 5: 52, 58: 14). Kaum munafiq bukan tergolong hizbullah, tapi lawan darinya yakni hizbusy-syaitan  (golongan yang condong kepada setan), dengan demikian mereka adalah golongan yang merugi di dunia dan akhirat (lihat QS. 58: 19).

Konteks kekinian Indonesia

Bangsa ini bisa mereguk nikmat kemerdekaan dari penjajahan secara fisik berkat perjuangan dan pengorbanan dari para pendahulu kita terutama dari kalangan ulama’ dan kaum santri. Jadi tidaklah berlebihan jika dikatakan negara ini merupakan buah dari jihad mereka dan sekaligus merupakan warisan dari mereka.

Oleh sebab itu – dalam rangka mengisi kemerdekaan ini, dan untuk bisa merdeka dari neo-imperialisme yang bersifat non fisik – logis dan selayaknya umat Islam dari bangsa ini bersegera hanya ber-wala’ kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman dan dalam segala bidang kehidupan: ekonomi, politik, pendidikan, budaya, dan lain sebagainya. Hal ini mengandung pengertian wajib untuk ber-baro’ dari individu-individu dan institusi-institusi (lembaga, organisasi dan negara) yang memerangi dan menjajah umat Islam dalam segala bidang kehidupan.

Ber-wala’ kepada mereka adalah penjajahan. Ber-wala’ kepada mereka adalah satu faktor utama kemunduran umat dan bangsa ini (juga umat Islam di mana saja). Berhasil ber-baro’ dari mereka dan hanya ber-wala’ kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman adalah kemerdekaan sejati. Hanya ber-wala’ kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman adalah satu faktor utama menuju kejayaan bagi umat Islam di negara ini dan di mana saja. Wallahu a’lam.*

Penulis anggota MIUMI Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al Wala'baro'bisyarohcondong kepada Allahgolongan yang beruntungHizbullahhizbusy syaitankabar gembirakejayaan islamsetiawala'
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Waktunya Ulama Turun untuk Inkaru Munkar
Tulisan selanjutnya Hampir 180.000 Orang Suriah Dilahirkan di Turki Sejak Awal Perang 2011

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?