Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Cincin Rasulullah ﷺ

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 19 September 2020 14:08 2:08 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 19 September 2020 14:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | RASULULLAH memakai cincin pada masa-masa akhir kehidupan beliau. Tepatnya setelah hijrah ke Madinah. Tercatat beliau mulai memakai cincin sejak tahun ke-6 H, ketika beliau mengirimkan surat-surat yang berisi seruan dakwah kepada para penguasa negara adidaya pada zaman itu.

Imam Bukhari meriwayatkan, “Ketika Rasulullah hendak menulis surat seruan dakwah kepada kaum ajam. Disampaikan kepada beliau, kaum ajam tidak menerima surat, kecuali diberi stempel. Sehingga dibuatkanlah  beliau cincin yang berfungsi untuk menyetempel surat-surat tersebut.”

Yang dipakai menyetempel itu adalah mata cincinnya. Nah, mata cincinnya Rasulullah, masih kata Imam Bukhari, berbentuk ukiran bertuliskan  ‘Muhammad’ dalam satu baris. Kemudian ‘Rasul’  pada baris selanjutnya dan ‘Allah’ pada barus selanjutnya.

Cincin Rasulullah terbuat dari perak, bukan dari emas. Sebab,  dilarang dari emas. “Cincin Rasulullah terbuat dari perak, sedangkan mata cincinnya dari Habasyiah.” (HR Muslim dan Tirmidzi)

Habasyiah itu nama daerah. Dalam kontek cicin Rasulullah, mungkin bahannya berasal dari Habasyiah atau dibuat dengan model khas Habasyiah.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Pada hadis lain Imam Bukhari mengatakan, “Cincin Nabi terbuat dari perak, demikian pula mata cincinnya terbuat dari perak.”

Karena tertera nama ‘Allah’ dan ‘Rasul’, Rasulullah sangat hati-hati memakainya. “Apabila Nabi memasuki kamar mandi, beliau melepas cincinnya.” (HR. Tirmidzi)

Itu beliau lakukan dalam rangka mengagungkan asma Allah dan Rasul-Nya yang terukir pada cicin beliau.

Berdasarkan keterangan Imam Bukhari, Rasulullah memakai cincin dari perak yang beliau pakai semasa hidup. Kemudian selepas wafatnya, cincin tersebut dibawa oleh Abu Bakar. Setelah Abu Bakar wafat, cincin itu dibawa oleh Umar.  Selanjutnya, dibawa oleh Utsman bin Affan. Hingga suatu Ketika cincin tersebut jatuh di Sumur Aris. Pada cincin tersebut terdapat ukiran yang bertuliskan ‘Muhammad Rasulullah.

Sumur Aris  terletak di sebuah taman di dekat Masjid Quba’. Utsman dan beberapa sahabat sudah berusaha mencari selama tiga hari, tapi tidak juga ditemukan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Biografi RasulullahCincin Rasulullahsirah nabawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid 19 Kewalahan, Ratusan Pekerja Lab Covid-19 Prancis Mogok Kerja
Tulisan selanjutnya TikTok dan WeChat Menjadi Barang Terlarang di App Store Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?