Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tak Sekadar Berbeda Jalan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 September 2020 15:04 3:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 September 2020 15:04
Bagikan
Bagikan

Janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan, dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran, sedang kamu mengetahuinya

Hidayatullah.com | ALLAH Ta’ala telah menetapkan bahwa setan adalah musuh manusia. Hal ini dinyatakan oleh Allah Ta’ala dalam al-Qur’an surat Fathir [35] ayat 6.

إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُوا۟ حِزْبَهُۥ لِيَكُونُوا۟ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ

“Sungguh setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak kepada golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.”

Sayangnya, banyak manusia yang tidak benar-benar menganggap bahwa setan itu adalah musuh yang harus diwaspadai, dijauhi, bahkan dilawan. Meskipun tipu daya setan itu lemah, sebagaimana diungkap oleh Allah Ta’ala dalam An Nisa [4] ayat 76, namun ketidakseriusan manusia untuk menganggapnya sebagai musuh serta keengganan manusia untuk meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala dari gangguan mereka, menyebabkan banyak manusia yang tergelincir. Mereka lebih memilih jalan setan ketimbang jalan yang lurus.

Celakanya lagi, antara manusia yang memilih jalan setan dengan manusia yang memilih jalan Islam tak sekadar berbeda jalan. Namun, dalam banyak hal, mereka juga berbenturan. Ada benturan yang lemah, ada juga yang keras.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Para pemilih jalan kebenaran tentu saja berkewajiban untuk mengingatkan, menasehati, mengajak, dan mendakwahi siapa saja yang telah tergelincir ke jalan yang bengkok agar kembali ke jalan yang lurus. Niat mereka mulia. Mereka tak ingin saudaranya tersesat sehingga menyesal di Hari Berbangkit kelak.

Tapi sebaliknya, kebanyakan manusia yang memilih jalan bengkok tak suka diingatkan. Mereka marah karena merasa terusik, terganggu kepentingannya, tak bebas menurutkan hawa nafsunya, dan bersikukuh dengan pendapatnya tentang kebenaran.

Sikap penentangan ini bukanlah hal baru. Sikap ini sudah ada sejak awal peradaban manusia. Ketika Allah Ta’ala menciptakan Adam Alaihissalam (AS), iblis cemburu lalu menentang perintah Allah Ta’ala. Para Nabi dan Rasul selanjutnya juga ditentang oleh kaumnya. Ada yang dibunuh, dipenggal, disiksa, atau didurhakai.

Rasulullah SAW juga mengalami penentangan, bahkan sejak pertama kali beliau diperintahkan oleh Allah Ta’ala untuk berdakwah secara terang-terangan. Ketika itu, beliau mengumpulkan sanak keluarganya di Bukit Shafa, lalu mengingatkan mereka akan siksa neraka. “Aku mengingatkan kalian akan adanya siksa yang sangat pedih,” kata beliau sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Paman beliau, Abu Lahab, langsung mencaci maki beliau. “Celakalah engkau (Muhammad). Apakah hanya untuk ini engkau mengumpulkan kami di sini?”

Kebenaran dan kebathilan memang tak akan bisa bersatu. Allah Ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam al-Qur’an surat Al-Baqarah [2] ayat 42:

وَلَا تَلْبِسُوا۟ ٱلْحَقَّ بِٱلْبَٰطِلِ وَتَكْتُمُوا۟ ٱلْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan, dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran, sedang kamu mengetahuinya.”

Dalam ayat lain, Allah Ta’ala berfirman:

وَقُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَزَهَقَ ٱلْبَٰطِلُ ۚ إِنَّ ٱلْبَٰطِلَ كَانَ زَهُوقًا

“Kebenaran telah datang dan yang bathil telah lenyap. Sungguh, yang bathil itu pasti lenyap,” (Al-Isra’ [17]: 81).

Di sisi lain, Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlan dengan tangannya. Jika tidak mampu (maka ubahlah) dengan lisan. Jika tidak mampu (maka ubahlah) dengan hatinya. Itulah selemah-lemahnya iman,” (Riwayat Muslim).

Demikianlah, benturan itu nyata. Benturan itu tak kita kehendaki, namun jangan pula menjadikan kita menyerah. Dakwah tetap harus berjalan, sebab itulah tugas kita. Amar ma’ruf nahi munkar tetap harus kita perjuangkan, sebab karena itulah kita menjadi sebaik-baik umat, sebagai mana Allah Ta’ala berfirman;

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

“Kalian adalah sebaik-baik umat manusia (karena kalian) menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah …” (Ali Imron [3]:110). Wallahu a’lam.* Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jalanJalan yang Bengkokjalan yang lurus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 3 Prinsip Presiden IIBF Bertahan di Saat Krisis: Kekuatan Konsumsi, Komunitas, Digital
Tulisan selanjutnya Pemerintah Yaman dan Kelompok Houthi Setuju untuk Bertukar Lebih dari 1.000 Tahanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?