Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Belajarlah dari Semut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 September 2021 14:09 2:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2021 14:30
Bagikan
semut
Bagikan

وَتِلۡكَ الۡاَمۡثَالُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِ‌ۚ وَمَا يَعۡقِلُهَاۤ اِلَّا الۡعٰلِمُوۡنَ

“Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.” (QS: Al-Ankabut [29]: 43).

Hidayatullah.com | Al-Qur’an telah banyak membuat perumpamaan atau tamsil, ada yang baik dan ada yang buruk. Ketika Allah Ta’ala menyindir perilaku orang Yahudi yang selalu membawa Kitab tanpa pernah mau mengamalkannya, maka orang tersebut diibaratkan seperti keledai.

Demikian juga ketika menyebut orang kafir yang tidak mau menerima kebenaran, Allah mengibaratkan mereka seperti anjing yang jika dihalau atau dibiarkan saja sikapnya sama, tidak berubah. Selain tamsil negatif tersebut, Allah juga membuat tamsil–tamsil yang positif, seperti lebah dan semut.

Bahkan kedua nama binatang itu telah dijadikan nama surat al-Qur’an, yaitu an-Nahl dan an-Naml. Penyebutan dua binatang tersebut karena pada keduanya terdapat sisi-sisi kebaikan yang bisa dijadikan pelajaran bagi manusia. Lalu apa sisi kebaikan dari binatang itu?

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Pertama, semut merupakan binatang yang paling suka bersilaturahim. Mereka tidak lupa bertegur sapa dan saling memberi salam bila bertemu. Kemampuan berkomunikasi dengan menguasai segala teknisnya secara baik dan benar merupakan sikap penting dan gaya hidupnya. Saling bertukar informasi menjadi tabiat koloni ini.

Kedua, semut selalu berusaha mandiri dan bekerjasama. Kemandiriannya tidak menghambatnya untuk saling berta’awun, sebaliknya kerjasamanya tidak mengurangi kemandiriannya. Koloni semut ini tidak egois dan individualis.

Mereka hidup saling menopang dan membantu dengan daya juang tinggi yang dilandasi rasa peduli dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Kesetiakawanan dan kepekaan terhadap lingkungan ini telah terekam dengan baik dalam al-Qur’an ketika menceritakan kawanan semut dan pasukan Nabi Sulaiman. Allah menceritakan:

حَتّٰٓى اِذَاۤ اَتَوۡا عَلٰى وَادِ النَّمۡلِۙ قَالَتۡ نَمۡلَةٌ يّٰۤاَيُّهَا النَّمۡلُ ادۡخُلُوۡا مَسٰكِنَكُمۡ‌ۚ لَا يَحۡطِمَنَّكُمۡ سُلَيۡمٰنُ وَجُنُوۡدُهٗۙ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُوۡنَ‏
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنۡ قَوۡلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوۡزِعۡنِىۡۤ اَنۡ اَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ الَّتِىۡۤ اَنۡعَمۡتَ عَلَىَّ وَعَلٰى وَالِدَىَّ وَاَنۡ اَعۡمَلَ صَالِحًـا تَرۡضٰٮهُ وَاَدۡخِلۡنِىۡ بِرَحۡمَتِكَ فِىۡ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيۡنَ

“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut:“Hai semut-semut, masuklah ke sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”. Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.”…” (QS: An-Naml [27]: 18 – 19).

Ketiga, semut merupakan binatang memiliki etos kerja keras, tak kenal menyerah. Hewan bernama ilmiah Formicidae itu memiliki kesungguhan dalam menghadapi hidup dan usaha yang penuh risiko, tantangan, cobaan, dan ujian. Segala rintangan dihadapi dengan disiplin dan tanggung jawab dengan sepenuh jiwa. Kalau tidak percaya, coba halangi jalannya semut, mereka akan mencari jalan lain sampai ketemu. Daya juangnya sungguh luar biasa.

Keempat, semut merupakan binatang yang selalu aktif dan kreatif. Inisiatifnya patut diacungi jempol. Mereka inovatif dalam mengejar impian hidupnya.

Pernah dijumpai koloni semut bekerja bahu membahu menyemberangi sungai yang luas dengan menggunakan sisa-sisa patahan ranting. Subhanallah, bagaimana mereka saling berkoordinasi, berbagi tugas, dan berimprovisasi?

Kelima, semut merupakan binatang pemberani. Medan perjuangan mereka adalah belantara luas yang tak berujung.

Mereka mengembara dengan hanya mengandalkan fisiknya yang ringkih. Meskipun demikian mereka dengan gagah beraninya berjuang dengan menghadapi risiko yang tidak sederhana.

Mari belajar dari semut dalam menghadapi tantangan hidup untuk kesejahteraan, kemuliaan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Wallahu’alam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hikmahKisahSemut
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pemimpin taliban Hibatullah Akhundzada Diprediksi Menjadi Pemimpin Tertinggi Taliban
Tulisan selanjutnya Ketika Penguasa Menzalimi Dirinya Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?