Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Bukti Cinta Nabi Muhammad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2022 18:23 6:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2022 18:30
Bagikan
Bagikan

Semua muslim mengaku cinta pada Nabi Muhammad, bagaimana jika kalangan sekuler-liberal mengklaim cinta kepada Nabi Muhammad? Tentu  itu adalah cinta yang basa-basi

Hidayatullah.com | SEMUA orang Islam mengaku cinta kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Tetapi seperti apa bentuk rasa cintanya? Masing-masing bisa mengukurnya.

Secara fitrah, setiap Muslim, sebagaimana manusia pada umumnya, dihiasi oleh rasa suka atau cinta terhadap istri, anak-anak, harta dan perhiasan, kendaraan, hewan piaraan, kebun dan tanaman, dll (Lihat QS Ali Imran [3]: 14).  Namun demikian, kecintaan seorang Muslim atas semua itu tidak boleh mengalahkan cintanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Hal demikian dicela oleh Allah SWT sebagaimana firman-Nya:

قُلۡ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمۡ وَأَبۡنَآؤُكُمۡ وَإِخۡوَٰنُكُمۡ وَأَزۡوَٰجُكُمۡ وَعَشِيرَتُكُمۡ وَأَمۡوَٰلٌ ٱقۡتَرَفۡتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٞ تَخۡشَوۡنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرۡضَوۡنَهَآ أَحَبَّ إِلَيۡكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّىٰ يَأۡتِيَ ٱللَّهُ بِأَمۡرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلۡفَٰسِقِينَ

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Katakanlah, “Jika bapak-bapak kalian, anak-anak kalian, saudara-saudara kalian, istri-istri kalian, keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perdagangan yang kalian khawatirkan kerugiannya serta rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai itu lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan (azab)-Nya.” Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang fasik.” (Lihat: QS at-Taubah [9]: 24).

Rasulullah ﷺ pun pernah bersabda:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dia cintai daripada anak-anaknya,  ibu-bapaknya dan seluruh manusia.” (HR: Muslim).

Karena itu kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya harus ditempatkan paling tinggi di atas kecintaan pada apapun.  Allah SWT mengukur cinta seorang hamba kepada Diri-Nya dengan sejauh mana hamba itu mencintai dan mengikuti (meneladani) Rasulullah ﷺ, sebagaimana firman-Nya: 

قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ

“Katakanlah, “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Dia akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS: Ali Imran [3]: 31).

Mengikuti Nabi ﷺ tidak lain dengan menjalankan Islam secara kaaffah (total); mengamalkan dan menerapkan seluruh syariah Allah SWT. Tidak hanya dalam level pribadi dan keluarga, tetapi juga di level masyarakat dan negara. Itulah wujud cinta sejati kita kepada Nabi ﷺ

Pasalnya, Rasulullah ﷺ pun tak hanya mengamalkan dan menerapkan syariah Islam dalam level pribadi dan keluarga, tetapi juga dalam level masyarakat dan negara. Bahkan sebagai kepala negara Islam yang pertama di Madinah, beliau memimpin hanya dengan Islam dan mengelola negara hanya dengan menerapkan syariah Islam. Bukan yang lain.

Alhasil, saat syariah-Nya hanya diterapkan di level pribadi dan keluarga (itu pun mungkin baru sebagiannya), belum diterapkan dalam level masyarakat apalagi negara sebagaimana saat ini, sebetulnya itu menunjukkan bahwa cinta umat ini kepada Nabi Muhammad ﷺ belum merupakan cinta sejati. Belum merupakan cinta sepenuh hati, tapi mungkin baru cinta setengah hati.

Lalu bagaimana jika ada kalangan Muslim–sebagaimana kalangan sekuler-liberal–yang mengklaim cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ, namun membenci setengah mati syariah-Nya diterapkan di level masyarakat dan negara?

Tentu klaim cintanya kepada Nabi Muhammad ﷺ hanyalah cinta basa-basi. Tak layak untuk dipercayai. Apalagi diikuti. Wa maa tawfîiqii illa bilLaah.*/ Arief B. Iskandar, khadim Ma’had Wakaf Darun Nahdhah al-Islamiyah Bogor

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cinta nabicinta nabi muhammadNabi Muhammad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parade Kebudayaan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXIX Dihadiri Ribuan Masyarakat Kalsel
Tulisan selanjutnya Kerancuan Filosofi Islam Nusantara (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?