Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Percikan Hikmah: Hidup dan Nikmat Sehat (1)

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 September 2015 06:39 6:39 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 September 2015 06:20
Bagikan
Bagikan

Hidup adalah kesempatan. Sungguh, kesempatan itu tidak datang dua kali. Maka, pergunakan segala kesempatan yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan kepada kita untuk berbuat kebaikan.

Sebagaimana, Salim bin Abdullah yang pandai memanfaatkan kesempatan tatkala berjumpa dengan beberapa sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam. Perjumpaan itu dimanfaatkan Salim untuk menuntut ilmu di Masjid Nabawi, tempat mereka mengajar perkara-perkara tentang syariat Islam.

Begitu pula, semoga Allah menjadikan kita seperti Salim, seorang yang pandai membaca peluang dan memanfaatkan kesempatan untuk berbuat kebaikan. Dan semoga Allah meluruskan niat kita untuk senantiasa bisa memanfaatkan kesempatan demi memperoleh kebaikan dan terhindar dari keburukan.

Sebab, baik kita sadari atau tidak, seringkali kita bertindak tanpa berpikir panjang terlebih dahulu. Hingga akhirnya menyebabkan kita menyesal karena membiarkan kesempatan untuk berbuat kebaikan dengan berlalu begitu saja.

Sebagai contoh, saat kita tinggal di lingkungan yang mudah menjumpai seorang ustadz namun tidak memanfaatkan kesempatan itu untuk menimba ilmu agama secara maksimal. Kemudian, renungkan dengan keadaan saudara-saudara kita yang berada di derah-daerah terpencil (pedalman,red).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Notabene, justru mereka haus akan ilmu, mendambakan kehadiran seorang ustadz atau guru yang tulus bisa membimbing keislaman mereka. Maka, saat kedatangan seorang ustadz mereka begitu bahagia meski hanya beberapa waktu saja bisa bertemu bahkan bersama.

Sudah banyak cerita yang datang dari para ustadz yang pulang dari safari dakwahnya di daerah pedalaman, ketika ustadz hendak kembali, pendudukan pedalaman pun meneteskan air mata karena sedih dan merasa berat serta kehilangan saat melepas kepergiaan sang ustadz.

Nah, manusia seringkali baru merasakan betapa besarnya nikmat Allah setelah nikmattersebut darinya dicabut. Ada sebuah kata-kata hikmah, “Kesehatan bagai mahkota di kepala orang-orangs sehat, hanya orang-orang sakit yang bisa melihat mahkota itu.”

Dr. Salwa al-udhaidhan berkata, “Ketika kesempatan datang mengetuk pintumu, janganlah terlambat untuk membuka lantas menerimanya, sebelum kesempatan itu berpaling dan mencari orang lain yang pandai melayaninya.” (lihat hina takbu…inhadh, halaman 83).

Mantan Menteri Pendidikan Saudi Arabia, Dr. Muhammad al-Rusyaid pernah menuliskan sebuah nasehat berharga di dalam akun twitternya beberapa waktu sebelum ajal menjemput. Nasehat tersebut teruntai dalam paragraf-paragraf berikut:

“Ruang Isolasi (ICU) dipenuhi dengan fasilitas seperti baju, pakaian-pakaian yang baru, kamar mandi yang bersih, dan perawatan yang intensif. Tetapi ada dua hal yang tidak didapatkan, kesehatan dan kebebasan!

Di ruang isolasi, saya seperti dipenjara! Saya pun seperti kesulitan-kesulitan yang dialami para penghuni sel (penjara,red). Saya menyadari kebodohan diri ini yang menganggap mereka mudah beradaptasi terhadap situasi dan kondisi. Sungguh, betapa agungnya pejuang-pejuang kebenaran yang sabar menghabiskan waktu lama tinggal di balik jeruju besi!

Berempatilah kalian terhadap orang-orang yang dipenjara baik mereka bersalah ataupun tidak, juga doakanlah kebaikan untuk mereka! Yakinlah bahwa terisolasinya mereka dari dunia luar itu ‘membunuh jiwa’. Kesendirian menimbulkan rasa was-was luar biasa. membukakan pintu depresi, menyebabkan penyakit fisik dan mental!

Warna putih yang mendominasi rumah salit ini tidak hanya mengingatkanku akan putihnya kain kafan. Tetapi, warna putih ini yang membuatku selalu ingat noda-noda hitam dalam kehidupanku di masa lalu. Dan karena warna puti itupula yang memotivasi diri untuk membersihkan segala noda hitam yang terpendam di dalam jiwa ini.

Di ruang isolasi ii, saya banyak waktu untuk merenung. Saya hanya mendengar suara muadzin dan panggilan para perawat, suara lainnya tidak ada yang saya dengar. Karena itu, setiap manusia butuh atau harus bisa menggunakan sebagian waktunya untuk menyendiri, merenung dan bertafakur. Cobalah! (Dinukil dari buku ‘Percikan Hikmah dari Para Tabi’in’ karya Fariq Gasim Anuz)

Bersambung…

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hidupICUsehattafakur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Petugas Adminstrasi Kentucky Menolak Mengeluarkan Lisensi Perkawinan Homoseksual
Tulisan selanjutnya Revolusi Mental atau Resesi Total?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?