Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Baitul Hikmah dan Tragedi Tatar [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Mei 2016 19:58 7:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Mei 2016 15:47
Bagikan
Serangan Tentara Mongol
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Mohammad Ramli

 

Tragedi Tartar

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Setelah hampir 6 abad berkuasa, Dinasti Abbasiyah secara perlahan mulai meluntur, pertentangan dan friksi yang terjadi kalangan umat Islam mulai menguat. Cerita kebesaran dan keagungannya berakhir dengan tragis setelah Baghdad luluh-lantak dihancurkan bangsa Mongol pimpinan Hulaghu Khan pada tahun 1258 M.

Hulagu Khan adalah anak dari Tolui dan Sorghaghtani Beki seorang wanita Nasrani. Ia salah satu cucu Genghis Khan, masih bersaudara dengan Arik Boke, Mongke dan Kublai Khan.

Tentara Mongol menyembelih seluruh penduduk dan menyapu Baghdad bersih dari permukaan bumi. Dihancurkanlah segala macam peradaban dan pusaka yang telah dibuat beratus-rastus tahun lamanya. Diangkut kitab-kitab yang telah dikarang oleh ahli ilmu pengetahuan bertahun-tahun lalu dihanyutkan ke dalam Sungai Tigris sehingga berubah menjadi hitam lantaran tinta yang larut. Prof. Dr. Musyrifah Sunanto (Sejarah Islam Klasik, Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam.Hal. 179).

Sejarawan Islam, Abdullah Wassaf mengatakan penyiksaan warga kota Baghdad mencapai beberapa ratus ribu orang. Ian Frazier dari majalah The New York Worker mengatakan jumlah rakyat Kota Abbasiyyah yang dibunuh sekitar 200 ribu sampai dengan 1 juta orang.

Diperkirakan, orang-orang Tatar telah membawa kitab-kita bernilai ini ke Ibu Kota Mongol untuk dimanfaatkan. Padahal mereka waktu itu masih dalam terbelakang dalam hal peradaban. Namun, orang-orang tartar sendiri dikenal suka menghancurkan, tidak suka membaca dan tidak ingin belajar hidup hanya untuk memuaskan nafsu syahwat dan kemikmatan semata.

Ketika Pasukan Tartar Mejadikan Buku Para Ulama Sebagai Tempat Penyeberangan

Orang-orang Tatar melemparkan peninggalan Islam ke Sungai Tigris sehingga warna air sungai itu berubah menjadi hitam. Bahkan ada yang mengatakan Pasukan Tatar menyebrangi sungai diatas jilid-jilid buku yang besar dari tepi sungai ke tepi yang lain. Ini puncak kejahatan yang melanggar hak kemanusiaan. (Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia, Prof. Dr.Raghib As-Sirjani. Hal. 249-250)

Hal yang sama diungkapkan oleh Prof. Dr. Ahmad Salabi, bahwa sesudah Bangsa Tatar memasuki Baghdad dan khalifah terakhir dari kerajaan Bani Abbas yaitu Al-Mu’tashim,  dibunuh oleh Hulaghu Khan dan Kota Baghdad diruntuhkannya maka lenyap dan hancurlah Baitul Hikmah itu. (Tarikh At-Tarbiyah Al-Islamiyah, hal. 173).

Tentang tregadi Baghdad dan Kaum Tatar, Al-Muwaffaq berkata mengenai orang-orang Tartar ini. “Jika kita berbicara mengenai orang-orang Tartar, maka kita seakan-akan membicarakan satu masalah yang menelan masalah yang lain, membicarakan satu kabar menyita habis kabar yang lain, membicarakan sejarah yang seakan menghapus sejarah yang lain, membicarakan satu bencana yang membuat bencana lain terasa kecil, satu kejahatan memenuhi selauruh penjuru dunia.”  (Imam As-Suyuti dalam Kitabnya “Tarikh Khulafa’, hal. 546-547). Allahu Ta’ala A’lam.*

Penulis dan pendidik. Tinggal di Batam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaghdadBani AbbasiyahbukuHulaghu Khanilmu pengetahuanMongolTatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menimba Sukses Masjid Jogokariyan Mengelola Jamaah
Tulisan selanjutnya Pada 2040 Indonesia Hadapi Masalah Penuaan Penduduk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?