Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Tidurnya Rasulullah ﷺ

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 28 Mei 2020 09:09 9:09 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 28 Mei 2020 09:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | IMAM Ahmad meriwayatkan, “Jika Nabi berbaring hendak tidur, beliau meletakkan telapak tangan kanannya di bawah pipi kanan (miring menghadap kanan), kemudian berdoa “Rabbi  qinii adzaabaka  tau ma tab’atsu ‘ibaadaka” (ya Allah,  lindungilah  aku dari pedihnya azabMu pada hari Engkau bangkitkan hamba-hambaMu).

Doa itu cocok dibaca  karena tidur mengingatkan kita pada kematian. Betapa tidak, kondisi saat tidur sama persis dengan waktu mati. Bahkan bisa jadi, itu tidur terakhir kita alias meninggal.

Pada kesempatan lain beliau berdoa dengan redaksi yang berbeda. “Allahumma bismika amuutu wa ahyaa.”  (Ya Allah,  dengan namamu aku tidur dan dengan namaMu aku bangun.)

Selain berdoa, Rasulullah ﷺ punya kebiasaan lain. Imam Bukhari berkisah,  setiap hendak tidur Rasulullah ﷺ  menangkupkan kedua telapak tangannya seperti hendak menyembah. Lalu beliau membaca  surat  Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas. Selanjutnya beliau mengusapkan kedua telapak tangannya  ke seluruh bagian tubuh yang bisa terjangkau. Mulai bagian depan dulu baru kemudian bagian belakang.

Mengusap ini mengandung keberkahan yakni perlindungan dari gangguan setan yang selalu mencari celah dari segala penjuru untuk melalaikan manusia.

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Yang menarik, Rasulullah ﷺ  ternyata mendengkur saat tidur.  Imam Bukhari mengisahkan, “Rasulullah pernah tertidur hingga terdengar dengkuran liriknya. (Pada kesempatan lain), beliau juga tertidur hingga terdengar dengkuran.”

Tidur adalah kematian. Pantas bila kemudian bangun  Rasulullah ﷺ terus  bersyukur dengan berdoa.   “Jika kalian bangun tidur, hendaknya mengucap ‘alhamdulillahil ladzii ahyaanaa banda maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur. (Hr.Imam Bukhari). Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan (kami) dan kepada Nya (kami) kembali.*

*Dikutip dari kitab Syarah Syamail oleh Syaikh Abdurazak bin Abdul Muchsin Al-Badrun Badr

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muhammadrasulullahsejarahsirahsirah nabawitidur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masa Depan Pendidikan Nasional Pasca Pandemi Covid-19
Tulisan selanjutnya MUI akan Beri Rekomendasi Pola Ibadah Saat Normal Baru ke Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?