Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Muhammad bin Waasi’, Mahkota untuk Pengemis

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 3 Juni 2020 14:08 2:08 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 3 Juni 2020 14:08
Bagikan
Bagikan
Hidayatullah.com | SUNGGUH banyak hal yang bisa diteladani dari diri Muhammad bin Waasi’, salah satu murid Sahabat utama Anas bin Malik al-Anshari RA, pembantu Rasulullah SAW. Tabi’in ini hidup di masa Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik.
 
Ketika itu usianya sudah tua, namun semangat jihadnya luar biasa. Lelaki yang mendapat julukan Zainul–Fuqaha (hiasan para ahli fiqih) dari Bashrah ini berada di barisan depan saat kaum Muslimin merebut daerah Jurjan dan Thabaristan. Dua wilayah ini dikuasai oleh orang-orang Turki yang dikenal kuat dan perkasa. Atas izin Allah SWT, tentara Islam yang jumlahnya jauh lebih sedikit berhasil unggul dan mendapat banyak ghanimah (harta rampasan perang).
 
Di antara ghanimah yang melimpah tersebut ada sebuah mahkota. Benda ini terbuat dari emas murni bertatahkan intan permata beraneka warna dalam ukiran yang indah dipandang mata. Panglima Islam, Yazid bin Muhallab, bersumpah hendak memberikannya kepada Waasi’.
 
Yazid berseru kepada kaum Muslimin, “Kalian akan melihat bahwa di antara umat Nabi Muhammad SAW senantiasa ada yang tidak menginginkan harta ini ataupun yang semacam ini yang ada di atas bumi.”
 
Dipanggillah Waasi’. Yazid kemudian berkata kepadanya, “Wahai Abu Abdillah, pasukan Muslimin telah menemukan mahkota yang sangat berharga ini. Aku melihat Anda-lah yang layak untuknya, sehingga kujadikan mahkota ini sebagai bagianmu dan orang-orang telah setuju.”
 
“Aku tidak memerlukannya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda dan mereka,” jawab Waasi’.
 
Yazid bersikukuh, “Aku telah bersumpah bahwa engkaulah yang harus mengambil ini.”
 
Karena sumpah tersebut, terpaksalah Waasi’ menerimanya. Orang-orang yang tak mengenalnya berkata sinis, “Nyatanya dia bawa juga harta itu.”
 
Dalam perjalanan pulang, Waasi’ berjumpa dengan seorang pengemis yang meminta-minta kepadanya. Tabi’in yang mulia ini segera menoleh ke kanan, ke kiri, dan ke belakang. Setelah yakin tidak ada yang melihat, mahkota berharga itu segera diberikannya kepada pengemis.
 
Ternyata hal itu tetap saja diketahui oleh utusan Yazid. Mereka segera mengambil mahkota itu dari pengemis lantas mengganti dengan harta sebanyak yang dimintanya. Hal ini kemudian dilaporkan kepada Yazid.
 
Yazid pun berkata kepada pasukannya, “Bukankah telah aku katakan kepada kalian bahwa di antara umat Muhammad SAW senantiasa ada orang-orang yang tidak membutuhkan mahkota ini atau yang semisalnya?”
 
Semoga kita bisa meneladani kemuliaan tabi’in agung semacam Muhammad bin Waasi’.* Bahrul Ulum
Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan Tubuh Pria dan Wanita
Tulisan selanjutnya Haji 1441H Batal, Politisi DPR Minta Uang Jamaah Dikembalikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?