Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Jihad Habaib: Sayyid Manshur Ulama yang Syahid di Penjara Jepang

Thoriq
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2020 06:28 6:28 am
Thoriq
Dipublikasikan 17 Agustus 2020 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sayyid Manshur bin Mujahid bin Thalhah adalah salah satu keturunan Rasulullah ﷺ dari jalur Imam Husain. Ia masyhur dengan sebutan Basyaiban. Ia seorang allamah, syahid dan shalih, mujahid fi sabilillah.

Kehidupan Saat Belia

Sayyid Manshur lahir di Surabaya pada 1302 H, dan menuntut ilmu di kota itu, di bawah asuhan para ulama dari keluarga Ba’alawi. Ia berhasil menghafal Al Qur`an. Lalu ia menguasai ilmu-ilmu bahasa Arab, fiqih dan ushulnya dengan bimbingan Habib Abdullah bin Syeikh Bilfaqih dan lainnya.

Mengambil Tarekat dari Kyai Khalil

Kemudian, Sayyid Manshur menyeberang menuju Bangkalan Madura untuk mrnunutut ilmu kepada Kyai Khalil, dan bermulazamah kepadanya, serta mengambil tarekat darinya.

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Menuntut Ilmu di Makkah

Sayyid Manshur lantas melakukan perjalalan ke Makkah dalam rangka melaksanakan ibadah haji selama beberapa kali. Dalam perjalanan haji yang pertama, Sayyid Manshur bernukum di Makkah dan menuntut ilmu kepada beberapa ulama. Di antara ulama yang menjadi guru Sayyid Manshur adalah Syeikh Allamah Muhammad bin Sulaiman Hasbullah dan Syeikh Umar Bajunaid, mufti Makkah serta para ulama lainnya.

Kembali ke Surabaya

Setelah menuntut ilmu di Makkah, Sayyid Manshur kembali ke Surabaya dan mendirikan masjid serta pesantren untuk para penuntut ilmu. Aktivitas Sayyid Manshur setelah itu adalah mengajar, menyampaikan fatwa serta berdakwah. Masyarakat dari berbagai tingkatan pun menyukai Sayyid Manshur dan menghormatinya. Sayyid Manshur juga menjadi rujukan dalam berbagai masalah. Namun, memiliki pengaruh yang amat kuat, Sayyid manshur tetap hidup dalam keadaan zuhud.

Melawan Penjajahan Jepang

Tatkala pasukan Jepang memasuki Pulau Jawa dan melakukan penjajahan, Sayyid Manshur adalah salah satu tokoh yang terang-terangan melakuakn perlawanan terhadap para penjajah itu, dan melakukan usaha-usaha untuk melakukan jihad melawan mereka. Hingga akhirnya pihak Jepang menangkap Sayyid Manshur. Dan akhirnya, pihak Jepang membunuh Sayyid Manshur saat berada dalam penjara setelah memperolah berbagai macam siksaan. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1360 H. Semoga Allah merahmatinya.*/Disadur dari kitab Tashfnif Al Asma` (2/696, 697) karya Syeikh Mahmud Sa’id Mamduh, berdasarkan keterangan dari Syeikh Yasin Al Fadani, selaku murid dari Sayyid Manshur

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HabibSayyid ManshurSayyid Manshur bin Mujahid bin Thalhah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amazon Diselidiki Kantor Kartel Jerman
Tulisan selanjutnya Klaster Gereja Sarang Jeil: Ratusan Orang Tertular Covid-19 di Korea Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?