Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Kuatkan Jati Diri, Tata Ulang Keimanan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Januari 2016 08:26 8:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Januari 2016 08:26
Bagikan
Bagikan

Oleh: Shalih Hasyim

 

Memperbaiki tauhid/keimanan pada diri kita itu sangatlah penting. Ini adalah persoalan ashlul islam. Tauhid adalah mabdaul Islam ( prinsip keislaman).

Prinsip adalah landasan berpikir dan bergerak kita. Tauhid memiliki dimensi yang sangat luas dan jauh. Baik aspek ideologi, sosial, politik, ekonomi, pertahanan keamanan, dan kebudayaan. Ketika tauhid mengalami disfungsi. Tidak bekerja sebagaimana mestinya sama dengan menyediakan diri untuk dijajah (qabiliyyah littaghallub) . Menyediakan diri untuk menjadi mangsa peradaban yang didominasi oleh syubhat ( kesalahan pola pikir) dan syahwat ( kerusakan hati).

Keislaman yang tidak melahirkan produktifitas amal sama jeleknya dengan amal yang tidak didasari iman tauhid).

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Tuntutan Tauhidullah adalah:

Pertama, taqwAllah (bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala). Dengan menjalankan segala perintah Allah & menjauhi segala larangan-Nya dengan kesadaran dan kesabaran yang dimilikinya. Berikutnya ‘ ibadatullah  (beribadah hanya kepada Allah).

Kedua, muraqabatullah (merasa diawasi oleh Allah). Ihsanullah (merasakan kebaikan Allah). Kemudian tho’atu hukmillah (mentaati hukum Allah). Terakhir, al ihtimam bi umuril muslimin (mengedepankan urusan kaum muslimin).

Bangunan keislaman yang tidak dikuatkan dengan ruhul iman seperti membangun permukaan balon. Akan cepat meletus, karena tidak memiliki, manna’ah (daya imunitas) menahan tekanan internal dan eksternal.

Nama Islam yang demikian indah, pemberian dari Allah, sesungguhnya melahirkan kata pecahan (mustaqqat) yang menggambarkan sistem kehidupan yang utuh. Pertama, salim ( kemurnian niat, tanpa campuran kepentingan). Kedua, al istislam wat taslim (ketundukan secara total). Ketiga, silm (damai). Tidak ada kebaikan bagi mukmin yang tidak mudah harmonis dan tidak mudah diharmoniskan ( al Hadits). Keempat, salam (sejahtera).

Simaklah pidato politik Rasulullah ketika memasuki Yatsrib, kemudian dirubah menjadi Madinah (tempat untuk mengamalkan dan menyempurnakan praktek dinul Islam):

يَا أَيُّهَا النَّاسُ ، أَفْشُوْا السَّلَامَ ، وَأَطْعِمُوْا الطَّعَامَ ، وَصِلُوْا الْأَرْحَامَ ، وَصَلُّوْا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ ، تَدْخُلُوْا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ )).

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, perkuat jalinan silaturrahim, lakukanlah shalat lail ketika manusia tidur, kalian akan masuk surga dengan damai.” (HR. Tirmidzi).

Kelima, salamah (menjaga keselamatan lingkungan sosial).

Sesungguhnya perumpamaan mukmin bagaikan lebah, jika ia makan berupa putik bunga, jika ia mengeluarkan sesuatu berupa madu, jika ia hinggap di daun tidak rusak, jika ia diganggu ia siap menyengat ( al Hadits).

Sesungguhnya kerusakan moral bangsa jahiliyah klasik diawali dari kerusakan pola pikir. Sebagaimana kebaikan, kejahatan jahiliyah beranak- pinak. Mengajak kepada kejahatan- kejahatan berikutnya (yang lain).

Syeikh Abdul Malik Ramadhani  hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya memperbaiki tauhid bagi agama – seseorang – seperti kedudukan perbaikan jantung bagi badan.” (Sittu Durar min Ushul Ahli al-Atsar, Hal. 16)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak/sakit, maka sakitlah seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah jantung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jika pisik kita penuh dengan luka, tetapi hati masih sehat, maka masih ada peluang besar untuk memperoleh petunjuk. Sebaliknya, sekalipun pisik sehat, tetapi hati penuh dengan noda hitam, tertutup untuk memperoleh sinar iman (nurul iman).

Oleh sebab itu, mendakwahkan tauhid merupakan program yang sangat mulia.

Syaikh Abdul Malik Ramadhani hafizhahullah berkata, “Oleh sebab itu, para da’i yang menyerukan tauhid adalah da’i-da’i yang paling utama dan paling mulia. Sebab dakwah kepada tauhid merupakan dakwah kepada derajat keimanan yang tertinggi.” (Sittu Durar min Ushul Ahli al-Atsar, Hal. 16).*

 Penulis kolumnis hidayatullah.com, tinggal di Kudus Jawa Tengah  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahkeimananpetunjukSalamtauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Meminta Maaf pada Umat Protestan
Tulisan selanjutnya “Semoga Langkahmu ke Sekolah Menuju Surga”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?