Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Mewaspadai Fitnah, Musibah, dan Rintangan (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Februari 2016 14:22 2:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Februari 2016 14:22
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

RASULULLAH Shalallaahu ‘Alahi Wasallam juga mengingatkan, “Segeralah beramal, sebelum datang fitnah yang seperti malam gelap gulita. Pada pagi hari ia seorang muslim, tapi di malam hari ia telah menjadi kafir. Atau sebaliknya, di malam hari ia mukmin tapi di pagi hari telah menjadi kafir. Salah seorang dari mereka menjual agama dengan imbalan dunia.” (HR Muslim, Ahmad, dan Tirmidzi).

An-Nawawi berkomentar, “Hadist ini memotivasi kita untuk segera beramal saleh sebelum berhalangan atau tidak sempat akibat kesibukan atau fitnah yang tiada akhir bak malam gulita tanpa bulan. Rasulullah mengilustrasikan kedasyatan fitnah itu, misalnya, seperti seorang yang pada malam hari mukmin, tapi di pagi hari ia telah menjadi kafir, atau sebaliknya. Ini karena begitu besarnya fitnah yang sanggup membalikan keimanan seseorang dalam satu hari.”

Nabi bersabda, Pergunakan lima perkara sebelum datang lima perkara; Masa mudamu sebelum masa tuamu, waktu sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, dan hidupmu sebelum matimu. (HR Hakim dan Baihaqi).

Abu Hurairah meriwayatkan, “Seorang laki-laki menghadap Nabi, dia berkata, `Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling besar pahalanya?’ Rasul menjawab, ‘Sedekah ketika kamu sehat, pelit, takut fakir, dan ingin sekali kaya. Jangan tangguhkan sedekah sampai roh di tenggorokan, baru kamu berkata, `Ini untuk si Fulan, itu untuk si Fulan, dan sudah untuk si Fulan.” (Muttafaq ‘alaih).

Rasulullah bersabda, “Siapa yang hendak haji, maka segeralah. Karena bisa jadi dia sakit, perjalanan terhambat, atau terhalang kebutuhan (lain).” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Dalam riwayat lain, “Segeralah haji karena salah seorang di antara kalian tidak tahu yang akan menghalanginya.”

Abu Hurairah meriwayatkan, “Hai manusia, bertobatlah kepada Allah sebelum kalian mati. Segeralah beramal saleh sebelum kalian disibukkan (dengan hal lain). jalinlah hubungan dengan Tuhan dengan banyak berzikir kepada-Nya. Dan perbanyaklah sedekah dalam keadaan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, niscaya kalian akan dikarunia rezeki, kemenangan, dan kekuasaan.” (HR Ibnu Majah).

Ibnu `Umar pernah berkata, “Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum matimu.”

`Umar bin Khaththab berpesan, “Perdalamlah agama sebelum menjadi tuan.” Kata “tuan” di sini adalah kiasan dari kekuasaan dan keagungan. Atau, menurut satu pendapat, kiasan dari pernikahan.’ Ini semua merupakan faktor yang bisa menghalangi kesuksesan dalam menuntut ilmu dan memperdalam agama.

Hasan pernah berkata, “Puasalah sebelum datang hari di mana Anda tidak mampu berpuasa.”

Di malam pengantinnya, `Abdullah bin ‘Umar mengkhatamkan al-Qur’an sepanjang hari dan beribadah sepanjang malam. Rasulullah menasihati agar ia tidak belebihan, dan terus menyarankan agar ia memperingan amalannya. Setiap kali Nabi menasihati, Ibnu `Umar merajuk, “Rasulullah, izinkan aku menikmati kekuatanku di masa mudaku.”

Namun pada akhirnya `Abdullah menuruti nasihat Nabi.

Seorang penyair melantunkan;

Wahai yang tidur malam, awalnya merasa senang Sungguh, bencana kadang menimpa di tengah malam
Menghilangkan abad-abad penuh kenikmatan
Siang dan malam silih berganti menyerang
Banyah sudah perputaran zaman menghancurhan para raja Sungguh, zaman memuat manfaat dan bahaya
Wahai perangkul dunia yang tiada kekal Menyusuri dunia pagi dan petang bak musafir
Tidakkah kau lepas rangkulanmu pada dunia Agar kau merangkul bidadari di surga Firdaus
Jika kau dambahan tinggal di surga Khuldi Maka selayaknya kau tak merasa aman dari neraka.*/Nabil Hamid al-Ma’az, dari bukunya Anda Berhak Masuk Surga.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:beramal salehmewaspadai fitnah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mewaspadai Fitnah, Musibah, dan Rintangan (1)
Tulisan selanjutnya Rekomendasi Munas IKADI: Menolak LGBT, Pelakunya Diajak Kembali ke Fitrah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?