Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Aroma Mewangi Minyak Kasturi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Januari 2017 10:11 10:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Januari 2017 10:11
Bagikan
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

ADA wewangi yang menjadi ibarat dari nilai bau mulutnya orang yang sedang berpuasa, bahkan lebih harum daripadanya. Ada wewangi yang kelak akan tercium aromanya di surga dengan aromanya yang terbaik. Ada wewangi yang amat disukai oleh Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Dialah wewangi minyak Kasturi atau dalam hadis disebut sebagai misik. Kasturi merupakan ungkapan bahasa Urdu atau bahasa Sansekerta bagi Misik Abyadh (Misik Putih). Sebagian menyebutnya Misik Madinah.

Misik Abyadh atau Misik Madinah berwarna putih serupa susu, kental pekat sehingga untuk memasukkan ke dalam botol kecil perlu dipanaskan agar lebih cair. Tekstur dan warna maupun aroma dapat mengalami perubahan apabila telah dicampur dengan bahan lain, termasuk yang sekedar pengencer. Aroma Kasturi sangat lembut, tidak menyengat dan kuat baunya sehingga tidak mudah hilang. Manfaat minyak Kasturi akan lebih kuat pada yang asli.

Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa khuluf (bau mulut) orang yang berpuasa lebih harum dibandingkan minyak Kasturi sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ الله ِصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :((قَالَ الله ُعَزَّ وَجَلَّ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ ,وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ، وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ. وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ صَوْمِهِ))مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَهَذََا لَفْظُ رِوَايَةِ الْبُخَارِيِّ. وَفِيْ رِوَايَةٍ لَهُ: يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أجْلِيْ، اَلصِّيَامُ لِيْ وَأنَا أجْزِيْ بِهِ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا وَ فِيْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، اَلْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ. قَالَ اللهُ تَعَالَى : (إِلاَّ الصَّوْمَ فَإنَّهُ لِيْ وَأنَا أجْزِيْ بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أجْلِي). لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ : فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ . وَلَخُلُوْفُ فِيْهِ أطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ المِسْكِ.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Semua amal perbuatan anak Adam untuk dirinya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. ’Puasa adalah perisai. Apabila seseorang di antara kamu berpuasa, janganlah berkata kotor/keji (cabul) dan berteriak-teriak. Apabila ada orang yang mencaci makinya atau mengajak bertengkar, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’ Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, *sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak Kasturi.* Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya.’” (Muttafaq ‘alaihi).

Inilah beberapa keutamaan berpuasa. Salah satunya adalah khuluf (bau mulut) orang yang berpuasa. Yang dimaksud dengan khuluf adalah bau yang keluar dari mulut ketika perut dalam keadaan kosong dan mulut tidak mengunyah makanan atau mengecap minuman dalam waktu yang lama. Bukan bau yang timbul akibat mulut tidak bersih atau pun tidak pernah gosok gigi.

لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ

“Sungguh, bau mulut orang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak Kasturi.”

Apa keistimewaan minyak Kasturi atau Misik Abyadh itu? Aromanya lembut, halus, tetapi sangat kuat melekat di badan sehingga tidak mudah hilang. Aromanya tidak menyengat sehingga parfum ini juga sangat tepat buat para wanita. Sesungguhnya wewangian yang dituntunkan bagi wanita adalah yang tersembunyi baunya. Tentu saja ini kita dapati pada Misik (musk) yang asli dan murni. Semakin banyak campuran, akan menyebabkan perubahan aroma sesuai campuran yang dipakai.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menyebutkan berbagai manfaat minyak Kasturi atau Misik (الْمِسْكِ). Saya tidak menukil di sini karena tidak hafal apa saja. Yang jelas, ini menunjukkan besarnya manfaat minyak Kasturi dalam Thibbun Nabawi.

Khusus bagi para wanita, minyak Kasturi merupakan salah satu bagian sunnah yang sering dilupakan dalam bersuci dari menstruasi. Artinya, menggunakan minyak Kasturi merupakan penyempurna dalam bersuci yang bernilai sunnah. Mengamalkannya termasuk bentuk keta’atan sekaligus kecintaan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Asma’ binti Syakal radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam tentang mandi haidh, maka beliau bersabda:

تَأْخُذُإِحْدَا كُنَّ مَائَهَا وَسِدْرَهَا فَتََطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ أوْ تَبْلِغُ فِي الطُّهُورِ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُُهُ دَلْكًا شَدِ يْدًا حَتََّى تَبْلِغَ شُؤُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا المَاءَ ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطْهُرُ بِهَا قَالَتْ أسْمَاءُ كَيْفَ أتََطَهَّرُبِهَا قَالَ سُبْحَانَ الله ِتَطَهُّرِي بِهَا قَالَتْْ عَائِشَةُ كَأنَّهَا تُخْفِي ذَلِكَ تَتَبَّعِي بِهَا أثَرَالدَّمِ

“Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara, atau boleh juga digunakan pengganti sidr seperti: sabun dan semacamnya) kemudian dia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya lalu menggosok-gosokkannya dengan kuat sehingga air sampai pada kulit kepalanya, kemudian dia menyiramkan air ke seluruh badannya, *lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi,* kemudian dia bersuci dengannya. Maka Asma’ berkata: “Bagaimana aku bersuci dengannya?” Beliau bersabda: “Maha Suci Allah” maka ‘Aisyah berkata kepada Asma’: “Engkau mengikuti (mengusap) bekas darah (dengan kain/kapas itu).” (HR. Muslim).

Apa faedah mengusapkan minyak Kasturi pada saat bersuci dari menstruasi? Wallahu a’lam bish-shawab. Di antara hikmahnya ialah meremajakan kembali gairah seks suami-istri, yakni membangkitkan semangat istri untuk melakukan hubungan seks sebelum datang masa suburnya dan meningkatkan gairah suami setelah lama “berpisah” dan tak terganggu oleh bebauan yang tidak sedap. Jadi, istri bersemangat bukan hanya pada masa subur.

Ada yang menyatakan bahwa mengusapkan Kasturi bermanfaat mencegah terjadinya keluar darah kembali setelah bersuci. Sebagian wanita mengalami situasi dimana darah kembali keluar setelah satu hari darah berhenti. Ia telah bersuci, tetapi darah keluar kembali. Mengusapkan minyak Kasturi (yang asli, tentu saja) bermanfaat untuk mengikat darah sehingga tidak keluar lagi. Tetapi ini bukanlah manfaat paling pokok karena pada prinsipnya, darah menstruasi memang untuk dibuang. Jika ada yang keluar kembali, ini menandakan darah tersebut belum tuntas keluar. Wallahu a’lam bish-shawab.

Selain Kasturi, Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam juga menyukai ‘anbar (amber, ambergris) yang bahannya terbuat dari ikan paus (whale). Ini sebagaimana kita dapati dalam sebuah hadis riwayat Imam An-Nasa’i.

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَطَيَّبُ قَالَتْ نَعَمْ بِذِكَارَةِ الطِّيبِ الْمِسْكِ وَالْعَنْبَرِ

Dari Muhammad bin Ali ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah, ‘Apakah Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam memakai parfum? Ia menjawab, “Ya, dengan minyak wangi misik dan ‘anbar.” (HR. Nasa’i).

Nah. Semoga tulisan ringan ini bermanfaat dan barakah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AromaMewangianMinyak Kasturiminyak wangimisikMisik AbyadhMisik Putihmisk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jet Airbus Pertama dari 200 Pesawat Pesanan Teheran Tiba di Iran
Tulisan selanjutnya Soal Konten ‘Radikal’, Menkominfo Beri Karpet Merah Kapolri, BNPT dan BIN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?