Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Wali Kota Depok: Tak Makan Nasi, Indonesia bisa hemat Rp.161 Triliun

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Maret 2014 11:27 11:27 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Maret 2014 11:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail menghimbau masyarakat untuk sehari saja tidak makan nasi. Nasi bisa diganti dengan ubi kayu atau singkong, sagu, ubi jalar, umbi-umbian, serta jagung. Jika itu dilakukan, maka Indonesia bisa menghemat 22 juta ton atau setara Rp.161 triliun.

Demikian disampaikan Nur Mahmudi menandai peluncuran bukunya “One Day No Rice” (ODNR), Sabtu, 8 Maret 2014 di Panggung Utama Islamic Book Fair (IBF), Jakarta.

“Kalau semula kita makan tiga kali sehari semuanya nasi, lalu dirobah menjadi satu kali nasi dan dua kali karbohidrat non nasi (non beras) maka Indonesia akan memiliki cadangan beras sebanyak 22 juta ton atau setara Rp161 triliun,” ungkapnya.

Hal tersebut dikarenakan ada perubahan komposisi pengeluaran pangan seiring dengan diterapkannya gerakan tersebut. Dengan perhitungan tersebut, lanjut Nur Mahmudi, maka gerakan ODNR ini akan memberi dampak ekonomi yang besar kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena demand terhadap pangan sumber karbohidrat non beras akan meningkat.

“Indonesia tidak perlu impor lagi, bahkan Indonesia dapat mengalami surplus beras yang dapat diekspor keluar negeri sehingga dapat mendatangkan devisa bagi negara,” jelasnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Memang pada faktanya, ketergantungan yang tinggi terhadap beras atau nasi telah membuat pasokan dalam negeri tidak bisa mengimbanginya. Hal tersebut, lantaran telah terjadi fenomena sosial, di mana dampak monokultur beras akhirnya merubah pola pikir masyarakat Indonesia “belum makan kalau belum makan nasi”.

“Dengan adanya gerakan One Day No Rice, maka ketergantungan masyarakat terhadap beras dapat dikurangi sekaligus meningkatkan keanekaragaman pangan nasional dan masyarakat dapat lebih menghargai pangan lokalnya sebagai suatu kearifan,” pungkas dia.

Ia mencontohkan seperti Kabupaten Sangihe. Awalnya Kabupaten itu makanan pokoknya sagu dan singkong. Namun keberhasilan swa sembada beras, meningkatkan kebutuhan konsumsi nasi pulau tersebt. Akibatnya, impor beras dari Manado, Sulawesi Utara, meningkat. Tentu pengadaan beras menghasilkan biaya ekonomi Pemerintah Daerah yang tidak sedikit. Sangihe hanya salah satu contoh. Menurut Nurmahmudi, masih banyak daerah lainnya yang mengalami pergeseran kearifan lokal akibat Swa Sembada beras.

Pria asal Kediri itu menceritakan jika nasi ODNR sudah diterapkan diberbagai rumah makan dan restoran. Bahkan tidak hanya warung makan pinggir jalan saja, tapi juga beberapa restoran modern seperti Mang Kabayan, Bumbu Desa juga menyediakan nasi Jagung.

“Ini sudah diterapkan di rumah makan Simpang Raya, TikTok Van de Vok, Mang Kabayan, Bumbu Desa dan banyak lagi,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa nasi jagung atau nasi ODNR lebih sehat dan awet kenyang sebab tidak cepat langsung diubah menjadi gula darah dan aman bagi penderita diabetes.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Nur Mahmudi Ismail
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parni Hadi: Wartawan, One Day No Rokok!
Tulisan selanjutnya Saatnya Menjual Indonesia di Kancah Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?