Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Palestina itu Urusan Akidah, Bukan Sekadar Urusan Kemanusiaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2014 08:14 8:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2014 08:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak masyarakat salah paham terkait usahan pembebasan Palestina dan Masjidil Al Aqsha, seolah-olah urusan kemanusiaan. Padahal keduanya adalah urusan akidah umat Islam.

Penjelasan ini disampaikan salah satu relawan Sahabat Al-aqsha (SA) Dzikrullah pada sekitar 600 peserta Silaturahim Wilayah (Silatwil) Hidayatullah DIY – Jawa Tengah Bagian Selatan belum lama ini bertepatan menyambut Tahun Baru Islam.

Ia juga menjelaskan perkembangan Palestina terkini, khususnya paca serangan penjajah Israel atas Gaza.

“Bertahannya rakyat Gaza bukan karena perlengkapan senjatanya, karena kalau mengandalkan senjata, mereka akan akan kalah, namun karena kembalinya orang Palestina kepada Islam,” begitu terang Dzikrullah kepada ratusan kader, anggota, dan simpatisan Hidayatullah di Solo.

Menurut Dzikrullah, yang tak boleh dilupakan umat dalam berbicara tentang Palestina meliputi enam hal.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Pertama adalah Quds. Dalam sejarah, Al-Quds lepas secara resmi kepada penjajah Zionis Israel pada tanggal 5 Juni 1967.

Kedua adalah Tepi Barat, di mana Tepi Barat ini dijuluki juga otorita Palestina, padahal banyak yang memahami di tangan penjajah, Palestina tidak punya otoritas sama sekali.

Ketiga adalah Zionis-Israel itu sendiri, yang notabene adalah penjajah.

Keempat para tawanan yang ada di penjara-penjara Israel, karena mereka merupakan bagian dari Palestina.

Kelima adalah tempat-tempat pengungsi, para pengungsi juga bagian dari Palestina.

Keenam adalah Gaza. Gaza ini sebenarnya ‘penjara’ terbesar di dunia, karena Gaza dikepung dari segala penjuru, dari darat, laut, dan udara. Sementara rakyat Palestina untuk keluar atau masuk dari Gaza harus diijinkan oleh pihak penjajah Israel.

Dzikrullah juga menyampaikan berbagai kejahatan keji penjajah Israel terhadap rakyat Palestina dan Gaza. Di antaranya vonis-vonis amat gila untuk menghukum rakyat Palestina yang mereka tangkap di jalan atau di rumah-rumah mereka sendiri.

Misalnya ada vonis yang mencapai 450 tahun, 500 tahun, dan yang paling lama adalah 6.633 tahun.
Acara ini diakhiri dengan penggalangan dana untuk Bangsa Palestina. Semoga Allah menolong mujahid-mujahid di Palestina.

Shalat Lail

Acara yang diikuti oleh enam ratusan anggota, kader, dan simpatisan Hidayatullah ini bertempat di Kampus Hidayatullah Surakarta, Yayasan Al-Kahfi.

Para jamaah Hidayatullah datang dari berbagai penjuru kota di Yogyakarta, Solo, Sragen, Klaten, Boyolali, Magelang, Kebumen, Purwokerto, dan Cilacap. Turut hadir pula Ketua Umum Hidayatullah, Dr. Abdul Mannan, M.M. memberi taujih kepada anggota, kader, dan simpatisan Hidayatullah.

“Tidurnya Ashabul Kahfi saja sudah menumbangkan tirani, apalagi kerjanya. Jika penduduk Yayasan Al-Kahfi Surakarta ini tidurnya karena iman, pasti lebih dahsyat goncangannya untuk Surakarta, apalagi kerjanya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin agar tak putus shalat lail guna menyerap kekuatan dari Allah.

“Jangan mengaku mujahid dakwah, kalau shalat malam saja jarang-jarang,” lanjutnya.

Menurutnya, meski tak ringan, shalat malam harus menjadi modal para dai dan dilakukan istiqomah. Jika qiyamul lail bisa dikerjakan dengan istiqomah, pasti Allah menurunkan bantuan dan melahirkan perkataan yang berbobot, qaulan tsaqiila,” tambahnya.*/Mahmud Thorif (Jogjakarta)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Mohammad Baharun: Ahlus Sunnah Tak Bersatu, NKRI Akan Terpecah Belah
Tulisan selanjutnya Flavanol pada Kakao Pulihkan Penurunan Memori Terkait Usia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?