Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Ada Ulama “Jadi-Jadian” Karena Kesalahan Ilmu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Maret 2015 13:40 1:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2015 13:40
Bagikan
Bagikan

Oleh: Kholili Hasib

PADA Silaturahim Nasional (Silatnas) ke-4 Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, Ketua Umum MIUMI Pusat, mengajukan beberapa solusi atas berbagai krisis yang menimpa umat akhir-akhir ini.

Menurutnya,  persoalan-persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini sesungguhnya kembali lemahnya peran maksimal ulama dan image buruk terhadapnya.

“Tidak semua yang disebut ‘ulama’ itu merupakan ulama. Ada ulama suu’ (jahat), dan ulama ‘jadi-jadian’,” ujar Hamid.

Image tidak baik terhadap ulama misalnya, tegas Hamid, karena memang kesalahan ilmu seperti masih kuatnya dikotomi ilmu.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Ada ulama kuasai fikih tetapi tidak tahu ilmu sosial, ada ahli sains namun tidak tahu syariah. Tugas ulama kita sekarang menghilangkan dikotmi itu. Gap yang terjadi ini tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia islam,” tambah Direktur Pascasarjana UNIDA Gontor tersebut.

Menurutnya, secara ideal seorang ulama adalah seperti ulama dahulu menguasai syariah sekaligus menguasai ilmu-ilmu ‘umum’ atau sains.

Tapi, kata Hamid, kita saat ini kesulitan untuk mencapai hal tersebut. Setidaknya, tegas Hamid, adalah agar tidak ada ulama ‘jadi-jadian’ itu maka ulama dan para ahli ilmu-ilmu umum harus silaturahim.

“Mereka para ahli harus duduk bersama,” nasihatnya.

Dalam Silatnas yang dihadiri pengurus MIUMI dari berbagai daerah, ketua Umum MIUMI itu menjelaskan bahwa ada pandangan bahwa para ahli umum itu orang pintar sedangkan orang ahli syariah itu tidak pintar.

“Krisis semua itu karena hegemoni pendidikan sekuler yang diiekspor ke dunia islam,” tambahnya.

Karena itu, maka perlu dibuat contoh yang benar konsep pendidikan Islam di PTAI (Perguruan Tinggi Agama Islam).

Sementara itu, dalam acara itu Dr. Adian Husaini, juga menyampaikan, terkait kita yang tidak pantas disebut ulama harus tahu diri.

“Kita harus bisa mengukur, kita dimana tingkat keilmuannya. Seperti imam al-Ghazali dia ikut imam Syafi’i. Ini adab yaitu tahu menempatkan diri,” terangnya.

Makanya, tambah ketua prodi Pendidikan Islam Pascasarjana UIKA Bogor mengingatkan tentang kerusakan ulama itu karena tiga faktor.

“Penyakit ulama ada tiga yaitu; hasad, riya dan ujub. Tiga sifat tersebut yang menghancurkan ulama,” tegas inisiator MIUMI tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ilmuMajelis Intelektual dan Ulama Muda IndonesiaMIUMIulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemkot Tangerang Musnahkan Ribuan Botol Miras
Tulisan selanjutnya Artis Cici Tegal Banting Setir Geluti Dunia Bisnis Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?