Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Rusia Serius akan Jual Daging Babi ke Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 November 2017 17:18 5:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2017 17:18
Bagikan
daging Bacon
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Rencana yang sempat mengundang gelak tawa Presiden Vladimir Putin itu ternyata ditanggapi serius oleh Kementerian Pertanian Rusia. Selain Rusia, Jerman dan Belgia juga berniat mengekspor daging babi ke Indonesia.

Presiden Rusia Vladimir Putin awalnya tergelak mendengar usulan Menteri Pertanian Alexander Tkachev yang ingin mengekspor daging babi ke negara muslim terbesar di dunia, Indonesia. Tapi pria paling berkuasa di Bumi itu tidak menangkap raut serius pada wajah sang menteri. Karena rencana tersebut kini menjadi kenyataan.

“Delegasi dari Badan Federal Pengawasan Peternakan dan Keamanan Tanaman Pangan (Rosselkhoznadzor) berpartisipasi pada pameran internasional agribisnis Indo Livestock Expo di Surabaya untuk memperkenalkan produk daging kami, termasuk daging babi,” kata Maria Matsuri, pejabat senior di Kantor Dagang Rusia di Indonesia seperti dikutip Deutsche Welle dari The Jakarta Post, Rabu (22/11/2017).

Baca: Menteri Usul Jual Daging Babi ke Indonesia, Putin Tak Bisa Menahan Tawa

“Kami sudah mengajukan izin impor dari Kementerian Pertanian,” imbuhnya.

Pemerintah di Moskow saat ini didesak untuk mencari pasar baru bagi produk daging yang saat ini sedang membanjiri pasar dalam negeri. Berkat kucuran dana investasi, tahun ini produksi daging babi Rusia meningkat sebanyak 20 persen menjadi 4,2 juta ton. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak 25 tahun terakhir.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Rusia mengintip peluang lantaran produksi daging babi di Indonesia menyusut selama 15 tahun terakhir lantaran tidak didukung pemerintah. Tidak hanya negeri beruang putih, Jerman, Slovakia dan Belgia yang juga memproduksi daging babi dalam jumlah besar ingin mengekspor produknya ke Indonesia.

Baca: Inilah 12 Alasan Ilmiah dalam Islam Mengapa Babi Haram

Kamar Dagang Indonesia memperkirakan saat ini terdapat lebih dari 600 pusat pengolahan daging babi di Jakarta. Namun kapasitas produksi yang ada tidak mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Tahun lalu Indonesia menggandakan impor daging babi menjadi 1.221 ton.

“Indonesia terbuka untuk perdagangan daging babi. Kami negara yang terbuka. Tapi Rusia terlambat memasukkan dokumen Agustus lalu. Kalau kami beri izin, mereka harus membayar biaya PNPB (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dua kali, yakni tahun ini dan tahun depan,” kata Syamsul Maarif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner di Kementerian Pertanian.

“Jadi sebaiknya kami mendaftarkan mereka Januari nanti. Kami juga berencana membuat prosesnya online jadi mereka bisa mendaftar lebih cepat,” imbuhnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexander TkachevbabiEkspor Daging BabiindonesiaKamar Dagang IndonesiaPresiden RusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya STEI Tazkia Tandatangani Kerjasam dengan Universitas Sakaraya Turki
Tulisan selanjutnya Menunggu Fatwa MUI Tentang Media

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?