Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Saudi Beli Saham Bandara Heathrow Inggris yang Banyak Utang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2023 09:34 9:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2023 09:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengelola investasi miliki pemerintah Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), sudah memasuki tahap kesepakatan untuk membeli 10% saham bandara Heathrow, London, yang diketahui memiliki utang menumpuk meskipun termasuk lapangan udara paling sibuk dan ramai pengguna.

Saham yang akan dibeli Saudi diambil dari kepemilikan raksasa infrastruktur asal Spanyol Ferrovial, yang sudah menanamkan uangnya sejak 2006.

Pada saat yang sama, perusahaan ekuitas swasta yang berbasis di Perancis, Ardian, akan mengakuisisi 15% saham lainnya di perusahaan induk Heathrow, FGP Topco, sebagai bagian dari perombakan kepemilikan bandara internasional itu.

Kesepakatan senilai £2,37 miliar (€2,73 miliar) itu bergantung pada persetujuan peraturan terkait, menurut Ferrovial, seperti dilansir Euronews (29/11/2023). Apabila disetujui, ini akan menandai berakhirnya investasi Ferrovial sebagai operator bandara Inggris tersibuk itu, yang mengawali kepemilikannya dengan 56% dan secara bertahap menyusut menjadi 25% pada tahun 2013. 

Perusahaan lain yang memegang saham FGP Topco adalah Qatar Investment Authority, Caisse de dépôt et placement du Québec, perusahaan Singapura GIC, Australian Retirement Trust, China Investment Corporation, and Universities Superannuation Scheme.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Bandara Heathrow menghadapi tantangan keuangan, yang sebagian disebabkan oleh utang yang menumpuk dan ketentuan pengurangan biaya penumpang baru-baru ini yang ditetapkan oleh Civil Aviation Authority. 

Tarif rata-rata per penumpang diperkirakan turun dari £31,47 (€36,47) pada tahun 2023 menjadi £25,43 (€29,38) pada tahun 2024, dan tetap stabil hingga akhir tahun 2026. Manajemen Heathrow mengupayakan kenaikan biaya, sementara maskapai penerbangan mengusulkan batas atas sekitar £18,5 (€21,37) jika tidak dapat dikurangi.

PIF, salah satu pengelola investasi milik pemerintah yang paling aktif di dunia dengan aset mencapai of lebih dari £700 miliar (€808 miliar), dibawah kepemimpinan Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud melakukan diversifikasi pada portfolionya dengan menanamkan banyak uang di bidang olahraga seperti sepakbola dan golf. Pada 2022 PIF membeli saham unit tower Vodafone Group Plc. Penguasaan 10% saham di bandara Heathrow juga bagian dari strategi investasi globalnya. PIF berambisi mencapai nilai aset $2 triliun (€1,8 triliun) pada 2030, 

Keputusan Ferrovial untuk menjual saham di Heathrow dilakukan setelah perusahaan bertekad melakukan divestasi awal bulan ini. Kesepakatan pengalihan kepemilikan saham tersebut merupakan rejeki nomplok $3 miliar (€2,7 miliar) bagi Ferrovial, yang sebelumnya menghargai nilai andilnya di Heathrow nol. 

Perubahan kepemilikan saham ini menandai akhir kepemilikan bandara Inggris tersibuk itu oleh perusahaan asal Spanyol. Saham operator Heathrow dahulu, BAA Plc, dibeli oleh Ferrovial dengan harga $18,8 miliar (€17,1 miliar) pada tahun 2006.

Meskipun Heathrow masih termasuk bandara tersibuk di dunia, prospek pertumbuhannya terhambat oleh kemandekan pembuatan landasan pacu ketiga.

Keterbatasan kapasitas Heathrow dengan pintar dimanfaatkan oleh bandara destinasi di Turki, Qatar, dan Dubai, yang berani beroperasi nyaris 24 jam.

Meskipun akan melepas semua sahamnya di Heathrow, Ferrovial belum kapok berinvestasi di berbagai bandara seperti di Aberdeen, Glasgow, Southampton, Dalaman di Turki, dan kepemilikan saham Terminal 1 bandara JFK di New York.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibandaraHeathrowinggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Ada Opsi Tampung Pengungsi Rohingya di Pulau Galang
Tulisan selanjutnya Pemerintah dan DPR akan Merevisi UU ITE Demi Lindungi Anak-Anak 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?