Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Mantan PM Maroko Sebut Israel adalah Ancaman Bagi Semua Negara Arab

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Juli 2024 15:52 3:52 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Juli 2024 15:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Mantan Perdana Menteri Maroko dan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Pembangunan, Abdelilah Benkirane, memperingatkan bahwa entitas Zionis ‘Israel’ merupakan ancaman bagi semua negara Arab, bukan hanya Palestina.

Daftar isi
  • Normalisasi dengan Zionis
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Israel tidak hanya mengancam warga Palestina di seluruh wilayah Palestina, tetapi juga merupakan ancaman bagi negara-negara Arab lainnya,” ujar Benkirane dalam pertemuan Sekretariat Umum partai di Rabat, lansir MEMO pada Senin (22/07).

Peringatan politisi Maroko ini muncul ketika penjajah ‘Israel’ menyerang kota Hudaydah di Yaman, yang menurut seorang anggota Knesset merupakan “pesan untuk seluruh Timur Tengah.”

Sedikitnya enam orang tewas dan 83 lainnya terluka dalam serangan udara tersebut pada hari Sabtu, menurut Kementerian Kesehatan Houthi.

‘Israel’ mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah “tanggapan langsung” terhadap serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Houthi di Tel Aviv pada hari Jumat, yang menewaskan seorang warga Israel dan melukai sepuluh orang lainnya.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Serangan pada hari Sabtu menandai respon langsung pertama ‘Israel’ terhadap serangan Houthi baru-baru ini.

Normalisasi dengan Zionis

Meskipun ada penentangan yang meningkat terhadap normalisasi dengan Israel di kerajaan Afrika Utara tersebut, Maroko berencana untuk mengakuisisi satelit mata-mata dari Israel Aerospace Industries (IAI) dalam sebuah kesepakatan senilai US$1 miliar.

“Kami mengutuk kesepakatan ini dan kesepakatan apa pun dengan entitas Zionis […] Kami menuntut pernyataan dan penjelasan resmi dari pemerintah,” kata Aziz Hanaoui, anggota Front Nasional Menentang Normalisasi, kepada The New Arab.

Kepala misi Israel di Rabat dan kementerian luar negeri Maroko belum mengonfirmasi berita tersebut.

Pada Selasa (15/07), Israel Aerospace Industries (IAI) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak senilai US$1 miliar untuk memasok salah satu sistemnya kepada pihak ketiga yang tidak disebutkan namanya.

Dalam sebuah pengajuan peraturan di Tel Aviv, IAI, yang memproduksi beberapa drone dan sistem pertahanan rudal tercanggih di ‘Israel’, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut akan dilaksanakan selama lima tahun.

Berdasarkan kontrak tersebut, IAI akan memasok satelit mata-mata Ofek 13, yang akan menggantikan dua satelit Airbus dan Thales, lapor situs berita Maroko Le Desk yang mengutip sumber-sumber Israel di Rabat.

Satelit ‘Israel’ baru ini akan menggantikan satelit Mohammed VI-A yang diluncurkan pada tahun 2017.

Satelit sebelumnya, yang dimaksudkan untuk memberikan “pengawasan yang kuat untuk perbatasan dan pantai negara dan untuk mengelola bencana alam,” diproduksi oleh Thales Alenia Space dan Airbus dari Prancis setelah kontrak senilai 500 juta euro (US$ 555 juta) yang ditandatangani antara Rabat dan Paris pada tahun 2013.

Desember lalu, media Prancis La Tribune berspekulasi bahwa keputusan Rabat untuk mengganti perusahaan-perusahaan Prancis dengan perusahaan-perusahaan Israel disebabkan oleh krisis yang sedang berlangsung antara Rabat dan Paris dan hubungan yang tegang antara raja Maroko dan presiden Prancis.

Setahun setelah menormalkan hubungan, Israel dan Maroko menyepakati pakta pertahanan pada tahun 2021, yang mencakup intelijen dan kerja sama dalam industri dan pengadaan militer.

Meskipun mendapat tentangan dari publik, sebuah sumber dari kementerian luar negeri Maroko mengonfirmasi pada bulan Maret kepada Reuters tentang normalisasi yang sedang berlangsung di Rabat dengan Israel, mengklaim “manfaatnya” dalam mengadvokasi rakyat Palestina dan mengamankan bantuan kemanusiaan untuk Gaza.*

Baca juga: Kunjungi ‘Israel’, Influencer dan Tokoh Muda Maroko Banjir Kecaman

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArabisraelmarokoNormalisasi HubunganSatelit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: 70 Persen Yahudi Eropa Dukung Pemerintah ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Bebas dari Penjara, Pemuda Palestina Buru dan Bantai Sipir Israel yang Menyiksanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?