Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Ternyata Pedofil Jasad Uskup Eamonn Casey Disingkirkan dari Katedral Galway

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2025 13:41 1:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2025 13:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sisa jasad mendiang Uskup Eamonn Casey dari Katedral Galway Cathedral setelah diketahui bahwa semasa hidupnya dia mencabuli sejumlah anak termasuk keponakannya sendiri.

Casey menjabat uskup Galway dari 1976 sampai 1992, dan meninggal dunia pada 2017.Banyak tuduhan pencabulan terhadap anak-anak ditujukan kepadanya, termasuk oleh seorang keponakan perempuannya.

Dia adalah rohaniwan Katolik senior pertama yang dibongkar jasadnya di Irlandia disebabkan perilaku bejatnya semasa hidup, lapor lembaga penyiaran publik Irlandia RTÉ.

Tidak jelas kapan makamnya dibongkar, tetapi Keuskupan Galway mengkonfirmasi bahwa sisa jasadnya sudah berada di tangan pihak keluarga.

Pada tahun 1992, terungkap bahwa Casey memiliki seorang putra hasil hubungan terlarang dengan seorang wanita Amerika, Annie Murphy, pada 1974.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Tahun lalu, Last year, Patricia Donovan melepaskan haknya untuk tidak diketahui publik guna bergabung dengan investigasi gabungan yang dilakukan RTÉ dan koran The Mail on Sunday.

Patricia Donovan mengklaim bahwa pamannya tersebut mulai memperkosanya sejak ia berusia lima tahun dan pencabulan itu berlangsung selama beberapa tahun.

Hasil investigasi menunjukkan Casey dibebastugaskan oleh Vatikan secara resmi dari pelayanan umat pada 2007, menyusul adanya sejumlah laporan kejahatan seksual yang dilakukan olehnya, termasuk laporan dari keponakannya sendiri.

Aksi bejatnya tersebut dilakukan selama 10 tahun tetapi tidak pernah diketahui publik.

Hasil investigasi juga melaporkan adanya pembayaran sebesar €100.000 oleh Keuskupan Limerick kepada salah satu orang korban setelah rohaniwan Katolik itu meninggal dunia. Uang tersebut untuk penyelesaian masalah sehingga kasusnya tidak dibawa ke ranah hukum.

Pada awal 2006, keuskupan di Irlandia mengumumkan bahwa Casey akan kembali ke Irlandia dari England untuk pensiun.

Kala itu, Vatikan sudah menerima sedikitnya dua tuduhan pedofilia dengan tersangka Casey.

Tentunya semua tuduhan dibantah oleh rohaniwan senior Katolik itu, dan dia tidak pernah dikenai dakwaan kejahatan seksual.

Casey tetap berstatus sebagai uskup sampai ajal menjemputnya di tahun 2017, dan menganggap pencopotannya dari tugas kependetaan sebagai ketidakadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Irlandiakatolikpedofiliapendetavatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Suriah Turun Jalan Dukung Gaza dan Serukan Jihad Lawan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pengeran Tidur Alwaleed Dinyatakan Wafat Setelah Hampir 20 Tahun Koma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?