Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Imarah Islam Afghanistan Perintahkan Warga Kabul untuk Sholat Berjamaah di Masjid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2022 22:42 10:42 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Agustus 2022 07:25
Bagikan
Sholat berjamaah afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kementerian Kebaikan dan Kebajikan atau kementerian polisi moral Afghanistan memerintahkan penduduk distrik 7 Kabul untuk sholat berjamaah di masjid.

Dalam pengumuman yang berisi lima perintah yang dikeluarkan kementerian, semua pemilik toko harus menutup toko mereka pada pukul 12.30 pada Jumat dan sholat berjamaah di masjid.

Kedua, pemilik toko diperintahkan untuk sholat lima waktu secara berjamaah dan menutup toko mereka selama waktu sholat.

Ketiga, jamaah harus diberitahu tentang tugas dan kewajiban sholat di masjid serta pengucapan doa yang benar.

Keempat, penduduk diminta untuk tidak memainkan alat musik dan bernyanyi dalam pernikahan atau pertemuan bahagia lainnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Kelima, toko persewaan perkakas diimbau untuk tidak menyewakan perkakas kepada mereka yang memainkan alat musik dalam perkumpulannya.

Tidak jelas mengapa perintah sholat berjamaah tersebut hanya dikeluarkan untuk satu distrik di ibukota Afghanistan, meskipun sumber mengatakan kepada 5Pilars bahwa ini dapat diperluas ke daerah lain juga.

Imarah Islam (IEA) sudah memimpin selama lebih dari satu tahun dan hingga saat ini belum menerapkan hukum Syariah terhadap rakyatnya.

Dalam sebuah wawancara dengan 5Pilar tahun lalu, Kementerian Kebaikan dan Kebajikan berjanji untuk mengedukasi dan mendidik penduduk Afghanistan tentang Islam karena banyak yang tersesat selama 20 tahun pendudukan asing.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir IEA telah menunjukkan kemauan yang lebih besar untuk menegakkan hukum Islam.

Tiga minggu lalu mereka mulai menerapkan hukuman hudud Syariah secara terbuka. Media lokal melaporkan bahwa di provinsi Zabul dua wanita dan seorang pria dicambuk di depan umum sebanyak 39 kali setelah dihukum karena perzinahan.

Secara terpisah, dua pria dicambuk 20 kali setelah ditangkap atas tuduhan perampokan di provinsi yang sama. Mereka divonis satu bulan penjara.

Bulan lalu pemimpin Imarah Islam, Sheikh Hibatullah Akhundzada, menyerukan penerapan hukum Syariah di Afghanistan, menekankan perlunya melestarikan nilai-nilai Islam.

Dia mengatakan pada pertemuan gubernur provinsi di Kandahar bahwa ada kebutuhan untuk menyelesaikan setiap masalah melalui Syariah dan bukan hukum buatan manusia.

“Selama 20 tahun terakhir, ada banyak retorika anti-Syariah dan Islam dan hukum yang dibuat oleh rakyat tidak dapat diterapkan,” kata juru bicara Imarah Islam Zabiullah Mujahid juga seperti dikutip.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukum Islamhukum syariahhukuman hududImarah Islam Afghanistanpemerintahan talibanShalat BerjamaahTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi Tentukan Nasib Pemecatan Ferdy Sambo
Tulisan selanjutnya MUI Sampaikan Komitmen Islam Terhadap Perdamaian di Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Berita
8 Juni 2026 20:00
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?