Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dekati Pasukan Oposisi Suriah, Amerika Kecualikan Al-Nusra

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2013 11:47 11:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2013 11:47
Bagikan
Deklarasi peleburan 7 kelompok pejuang oposisi Suriah menjadi Front Islam [22/11/2013]
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat melakukan pendekatan kepada kelompok-kelompok Islam dalam oposisi Suriah untuk mencari penyelesaian politik guna mengakhiri perang sipil, kata seorang pejabat AS.

Tetapi Washington tidak melakukan kontak dengan kelompok-kelompok semacam Al-Nusra, yang dimasukkan dalam daftar hitam oleh Gedung Putih sebagai organisasi teroris, kata Marie Harf jurubicara deputi Departemen Luar Negeri AS hari Rabu lalu.

“Kami berhubungan dengan para pemimpin politik dan militer dari oposisi yang berasal dari berbagai kelompok rakyat Suriah, termasuk bermacam-macam kelompok Islam,” katanya kepada para reporter, lansir Hurriyet Daily News (6/12/2013).

“Kami tidak berhubungan dengan teroris, dengan kelompok-kelompok yang dianggap sebagai organisasi teroris,” kata Harf.

Sebelumnya The Wall Street Journal melaporkan bahwa seorang utusan senior Amerika dikirim untuk melakukan pembicaraan dengan kelompok-kelompok penting pejuang Islam dalam oposisi Suriah, yang bulan lalu membentuk aliansi baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Jumat 22 Nopember 2013 tujuh kelompok perlawanan Islam dalam oposisi Suriah menyatakan melebur menjadi satu dalam bendera “Front Islam”. Mereka adalah Liwa at-Tauhid (Aleppo), Ahrar asy-Syam (Salafy), Shoqour asy-Syam (Idlib), Brigade Al-Haq (Homs), Anshar asy-Syam, Tentara Islam (Damaskus) dan Front Islam Kurdi. Pimpinan Dewan Penasehat Front Islam yang baru itu, Amad Essa Al-Syeikh mengatakan kepada Aljazeera (22/11/2013) bahwa kelompoknya akan bekerjasama dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Sementara itu komandan Tentara Pembebasan Suriah Jenderal Salim Idris membantah laporan yang menyatakan bahwa pasukan pimpinannya itu sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan pasukan rezim Bashar al-Assad menggempur kelompok Al-Qaida.

“Tentara rezim itu pengkhianat dan tidak bisa ada kerjasama apapun dengan mereka,” tegas Idris, dikutip Hurriyet Daily News.

Jenderal yang membelot dari militer pemerintah Suriah itu telah mengeluarkan pernyataan tertulis melalui organisasi induk kelompok oposisi Suriah, Koalisi Nasional Suriah. Di dalamnya dia membantah kabar tentang kerjasama dengan tentara rezim Suriah tersebut.

Idris menegaskan, dirinya tidak pernah melakukan wawancara apapun mengenai masalah itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai An-Nur Dukung Konstitusi Baru Mesir
Tulisan selanjutnya Mahasiswa di Solo Luncurkan Gerakan “1000 Rupiah untuk Jilbab Polwan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jihad Santri di Era Modern

Kajian
23 Oktober 2026 09:56
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?