Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

“Islam Bukan Agama Anti Kebudayaan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2012 09:15 9:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2012 09:15
Bagikan
Bagikan

RAMAINYA perbincangan publik terkait dua hal yang akhir-akhir ini dibicarakan baik dikalangan media dan masyarakat luas, terutama terkait tokoh kontroversial Irshad Manji dan Lady Gaga. Maka dengan ini Badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jabotabeka-Banten (Badko HMI Jabotabeka-Banten), perlu memberikan respon atas beragam opini yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait dengan posisi Islam dalam memandang kesenian.

Pertama, di dalam ajaran Islam tidak ada satupun ayat yang membatasi kebebasan seseorang dalam rangka mengekpresikan sebuah keindahan yang dirinya lihat dan rasakan. Adapun persoalan batasan keindahan ini, memang menurut beberapa ahli tafsir masih menjadi bahan perdebatan yang hingga kini menimbulkan berbagai aliran kesenian dalam Islam.

Pointnya, Islam bukanlah agama yang melarang atau membatasi kebebasan berekspresi seseorang. Selama sesuai dengan keyakinan dan ajaran Al-quran dan sunnah setiap pribadi muslim diperbolehkan mengeluarkan ekpresi sesuai dengan minat dan bakatnya.

Bahkan, sejarah Islam sendiri memperlihatkan beragam ekspresi kesenian yang dilahirkan para pemikir Islam di masa kejayaan Islam beberapa abad lalu.

Islam sejalan dengan ketinggian budaya yang melahirkan kesenian tinggi yang kemudian ditiru bangsa Barat pada masa Rennaisance.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Kedua, HMI menyayangkan adanya propaganda yang digembar-gemborkan oleh oknum tertentu guna menyudutkan Islam sebagai kambing hitam diskusi dan terancam batalnya konser Lady Gaga yang dilakukan secara serampangan dan tanpa dasar. Melihat kondisi ini, maka HMI dengan tegas meminta kepada seluruh pihak untuk menghormati perbedaan pandangan dengan cara yang santun dan terukur. Tidak menggenaralisir salah satu kelompok yang kemudian dikaitkan dengan agama tertentu, apalagi Islam.

Sebab, penggiringan opini ini tentu merugikan citra Islam di mata umat Indonesia.

Apalagi, berita pelarangan diskusi dan kemudian pembatalan konser Lady Gaga diiput luas media asing. Karena itu, kami meminta agar para pihak terutama mereka yang mempropagandakan Islam sebagai agama anti kebudayaan dan kesenian, menghentikan segala macam statemen yang berujung pada kemarahan umat terutama dikalangan aktivis HMI seluruh Indonesia. Sebab, kami menyadari, berdasarkan kajian dan pengamatan yang kami lakukan, usaha penyudutan Islam sebagai agama yang tidak toleran, anti kebudayaan/keseniaan—merupakan pekerjaan sistematis yang dilakukan musuh-musuh Islam dengan menggunakan semua isu yang ada guna memancing perdebatan yang ujungnya mendangkalkan umat Islam Indonesia seperti yang terjadi akhir-akhir ini.

Ketiga, HMI menyayangkan tindakan kekerasan atas nama agama apapun itu. Persoalannya, kekerasan yang dilabelkan dengan agama tertentu seharusnya dilihat dalam konteks yang tidak saja persoalan Islam. Tapi lebih mendalam yaitu bagaimana aparatus pemerintah dalam hal ini pihak kepolisiaan dianggap tidak menjalankan fungsinya sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Peran polisi dalam memberantas penyakit masyarakat masih jauh dari harapan. Prostitusi yang meresahkan masyarakat sekitar mestinya ditangani oleh polisi. Namun, harapan itu justru tidak menjadi kenyataan. Sehingga fungsi tersebut diambil alih oleh ormas yang sialnya berlabelkan agama tertentu.

Artinya, kekerasan, penggerebekan dan pembubaran sebuah tempat yang kemudian berujung pada tindakan anarkis, mestinya menjadi otokritik pada pemerintah agar mengoptimalkan peranannya sebagai penjaga keamanan masyarakat. Bukan malah membiarkan tindakan ini terus terjadi. Akhirnya hanya merugikan citra kepolisiaan dan agama tertentu.

Rudy Gani
Ketua Umum Badko HMI Jabotabeka-Banten

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Rayakan 7 Tahun Bai’at Raja Abdullah
Tulisan selanjutnya Lagi, Israel Obrak-Abrik Stasiun Televisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?