Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Waspadai Adudomba dari Tubuh Kelompok Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2013 06:33 6:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2013 06:33
Bagikan
Rapat SOLI di Jakarta
Bagikan

BELUM lama ini, Direktur Eksekutif Maarif Institute Fajar Riza Ul Haq, menyatakan PKS dan HTI sering menciptakan konflik dengan Organisasi-Organisasi keagamaan moderat seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Hal itu disampaikan dalam bedah buku Dr Zuly Qodir HTI dan PKS Menuai Kritik: Perilaku Gerakan Islam Politik di Indonesia di Aula Maarif Institute, Jakarta, (Tribunnews, Republika, Rakyat Merdeka Online, 26/7; posmetrobatam, 27/7).

Membaca berita tersebut, memunculkan sejumlah pertanyaaan. Pertama, baik Fajar Riza Ul Haq dan Dr Zuly Qodir menyebut  Hizbut Tahrir dan PKS sering menciptakan konflik dengan NU dan Muhammadiyah dengan cara perebutan  masjid, ajakan mendirikan kelompok pengajian sendiri, perebutan aset Organisasi, serta pelabelan kelompok tertentu sebagai liberal dan sesat. Tidak jelas di mana kasusnya, oleh siapa, kapan, dan bagaimana kejadiannya. Tetapi, ketika pertanyaan-pertanyaan ini tidak pernah dijawab, karena memang tidak bisa diverifikasi, fitnah sudah tersebar ke mana-mana.

Kedua, pendapat NU terkait syariah. AD/ART NU menyatakan, “Menegakkan syariat Islam menurut haluan Aswaja (Ahlu Sunnah wal Jama’ah)”.  Sementara syariat Islam menurut Aswaja tak hanya ’ubudiyah (ritual), namun juga munakahat, mu’amalat, jinayat, jihad, termasuk ahkam sulthaniyyah. Kitab-kitab yang membahas khilafah (imamah) bukan hanya pendapat Hizbut Tahrir namun adalah pendapat seluruh ulama kaum Muslim. Misalnya kitab al-Hushun al-Hamidiyah, yang menjadi buku wajib di pesantren, juga kitab al-Ahkam as-Sulthaniyyah.

Ketiga, mengenai demokrasi. Menurut Dr Qodir, Hizbut Tahrir mengkritik sistem demokrasi, tetapi bisa bebas bergerak, bebas berbicara, dan bebas berkampanye karena Indonesia menganut sistem demokrasi. Ini menunjukkan ketidaktahuan Dr Qodir bahwa Hizbut Tahrir juga berkembang di negara-negara tiran diktator seperti di Asia Tengah (Uzbekistan, Kyrgyzstan, Tajikistan).  Di Indonesia yang katanya demokratis dan bebas bergerak, usulan Polwan menutup aurat memantik polemik panas dan hingga sekarang belum disetujui Polri. Kebangkitan politik Islam adalah buah dari proses dakwah yang panjang dan samasekali tak berhubungan dengan ‘berkah demokrasi’.

Keempat, hubungan HTI dan Muhammadiyah. Prof Dr Din Syamsuddin selaku Ketua PP Muhammadiyah membangun SOLI (Silaturahim Organisasi dan Lembaga Islam) untuk memadahi ormas dan Organisasi Islam membicarakan banyak hal menyangkut kemaslahatan umat.  

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Kita tidak tahu motif Dr Zuly Qodir mengeluarkan pernyataan-pernyataan di atas. Tapi kita berharap itu bukan ditujukan untuk menggembirakan pihak-pihak yang menginginkan perpecahan di tubuh umat. Allahu’alam.*

 

Nurismawati Machfira (Ibu Rumahtangga)

Nottingham NG7 5QN, United Kingdom

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adudomaFajar Riza Ul HaqHTIMaarif InstitutePKSSoli
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yayasan Al-Khansa Santuni 700 Dhuafa dan Penyapu Jalan
Tulisan selanjutnya Negara Barat Tutup Sementara Kedutaannya di Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?