Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Barat Tutup Sementara Kedutaannya di Yaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2013 08:44 8:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2013 08:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat menutup 21 kedutaan dan konsulatnya di sejumlah negara Muslim karena takut akan rencana serangan oleh Al-Qaidah. Tindakan itu diikuti beberapa negara Eropa dengan menutup kedutaan mereka di Yaman.

Pemerintah AS menutup kantor-kantor diplomatiknya pada hari Ahad (4/8/2013) setelah mengklaim memiliki informasi bahwa Al-Qaidah dan sekutunya akan menyerang kepentingan-kepentingan Barat pada bulan Agustus ini.

Inggris, Jerman, Prancis dan Belanda mengikuti langkah AS dan mengatakan akan menutup kedutaan mereka di Yaman pada hari Ahad dan Senin besok, dengan alasan keamanan yang sama.

Hari Sabtu (3/8/2013) dilaporkan, personel militer dalam jumlah besar telah bersiaga di depan gedung kedutaan AS dan Inggris di ibukota Yaman, dan sejumlah pos pemeriksaan didirikan.

Dari London Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan, sejumlah staf di kedutaannya telah ditarik dari ibukota Yaman, Sanaa, dengan alasan khusus kekhawatiran keamanan pada akhir Ramadhan dan Idul Fitri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prancis dan Jerman menjadikan ketidakstabilan situasi di Yaman sebagai dalih penutupan kantor perwakilan diplomatiknya.

Sumber kepolisian dan medis mengatakan, hari Jumat (2/8/2013) sedikitnya satu orang tewas dan enam lainnya terluka dalam bentrokan antara pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh dengan faksi saingannya dari militer di Sanaa.

Hakim Almasmari editor Yaman Post kepada Aljazeera mengatakan, negaranya mengalami situasi paling tegang tahun ini.

“Ini dikarenakan kurangnya keamanan dari pemerintah dan karena serangan pesawat tak berawak pekan ini,” katanya.

Sedikitnya tiga serangan pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat dilancarkan di Yaman dalam kurun waktu 7 hari terkahir, sehingga menewaskan 13 orang termasuk warga sipil, kata Almasmari.

Waktu serangan yang dilakukan pada bulan suci Ramadhan itu juga tidak membuat rakyat Yaman tidak senang. Sementara Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi melakukan kunjungan ke Amerika Serikat.

“Ancaman Al-Qaidah sangat kuat sekarang ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kanada mengatakan misi diplomatiknya di ibukota Bangladesh, Dhaka, akan ditutup sementara pada hari Ahad.

Associated Press melaporkan, menurut kepolisian internasional (Interpol) yang berbasis di Lyon Prancis mengatakan, peringatan akan ancaman keamanan itu muncul setelah kaburnya ratusan tahanan teroris dan kriminal di sejumlah negara belakangan ini.

AFP melansir, Interpol menduga kaburnya ratusan tahanan di Iraq, Pakistan dan Libya terkait dengan aksi Al-Qaidah.

Dalam pernyataannya hari Sabtu, Interpol meminta 190 negara anggotanya untuk membantu menyelidiki apakah kejadian itu saling terkait dan dikoordinasikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspadai Adudomba dari Tubuh Kelompok Islam
Tulisan selanjutnya Al-Sisi Minta Amerika Menekan Al-Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?