Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Tayangan Jodha Akbar Pojokkan Islam dengan Cerita Palsu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 September 2014 06:02 6:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 September 2014 06:02
Bagikan
Film seri Jodha Akbar yang banyak memalsukan kisah kerajaan Islam di Mughal
Bagikan

Bismillahirrahmanirrahim

KAMI sebagai seorang Muslim, sangat prihatin dengan berbagai tayangan televisi kita yang kurang mendidik, penuh  takhayul, percintaan, perselingkuhan dan tayangan yang menyudutkan umat Islam.

Salah satu perhatian kami adalah sinetron impor, tepatnya dari India yang ditayangkan di salah satu stasiun swasta nasional, terutama tayangan “Jodha Akbar.”

Sebagian besar cerita dalam sinertron tersebut digambarkan  kerajaan Islam Mughal dengat sangat negatif, penuh dengan kebusukan, persaingan tidak sehat, kedengkian, menghalalkan segala, cara bahkan zalim, seperti menyerang tempat ibadah agama lain (sungguh jauh dari ajaran Islam dan sejarah aslinya).

Sebaliknya, tokoh Jodha yang merupakan representasi umat Hindu/kerajaan yang berhasil ditaklukkan kerajaan Muslim Mughal digambarkan sangat positif, seperti taat terhadap ajaran agamanya, digambarkan sebagai “korban yang tertindas”, selalu berpikir jernih dan sebagainya.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Sang sutradara bahkan sangat jeli dalam mempertajam karakter tokoh-tokohnya, sehingga gestur dan penampilan tokoh Muslim terlihat begitu bengis dan kejam, sementara tokoh Hindu terlihat lebih santun.

Padahal kita tahu bahwa kerajaan Islam Mughal berdiri di India selama tiga ratus tahun (1504-1800-an).

Pada tahun 1707, kerajaan ini mengalami puncak jayanya dengan mengusai hampir seluruh anak benua (India-Pakistan-Bangladesh saat ini), kecuali beberapa bagian tertentu di ujung pesisir selatan semenanjung ini.

Banyak sejarawan Barat bahkan memuji kerajaan ini sebagai kerajaan Islam yang paling moderat dan demokratis.

Meskipun tidak dipungkiri bahwa beberapa raja Mughal mungkin belum sesuai perilakunya dengan ajaran Islam (hal ini tentu wajar saja), namun penggambaran secara umum yang telah diungkapkan dalam sinetron tersebut pasti atas keinginan untuk memojokkan citra Islam.

Lebih aneh lagi, bagaimana bisa, sebua televisi di negeri berpenduduk Muslim menjadi jurubicara agama Hindu untuk memojokkan Islam lewat cerita palsu?

Bagaimana tanggapan MUI dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tentang hal ini?

Haruskan kita sebagai umat Islam akan terus dibodohi dengan propaganda seperti ini?

Dan mengapa sering kita dapati pengelola media TV di negeri ini tidak paham –bahkan tidak berusaha menghormati– agama mayoritas penduduk Ini?

Mohon sebaiknya pihak TV menghentikan acara ini dan sebaiknya ke depan makin memperkuat Tim Litbangnya untuk melihat utuh semua tayangan apapun berbau impor. Kasus ini menunjukan betapa lemah orang-orang inti di TV Indonesia tentang sejarah Islam.*

Salam

A Mikail Kamil

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduislamKPIMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CICS Sebut Gerakan Radikal PKI kembali Bangun Kekuatan Nasional
Tulisan selanjutnya Kemandirian Ekonomi Bangsa Tanggung Jawab Mahasiswa Masa Kini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?